Mental Marinir AS Blokade Iran Memburuk Sampai Lompat ke Laut, USS Abraham Lincoln Ditarik Pulang

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- AS berencana mengganti kapal induk USS Abraham Lincoln dengan USS George Washington di Timur Tengah, menyusul laporan mengenai memburuknya kondisi mental pelaut di kapal induk yang sedang menjalankan blokade terhadap Iran tersebut.

Kapal Lincoln telah dikerahkan di Timur Tengah selama lebih dari 250 hari tanpa singgah di pelabuhan.

Baca Juga
  • Tepis Utusan Istana, PT Namnan Tegaskan Merugi Sehingga Harus PHK
  • Gagal Buat Iran Menyerah, Trump akan Deklarasikan Selat Hormuz Milik Amerika
  • Perang Iran Dongkrak Bunga KPR di AS, Cicilan Bulanan Bertambah Ratusan Dolar AS

Menurut laporan media, setidaknya satu pelaut melompat ke laut dari kapal tersebut. Sementara seorang pelaut lainnya harus dicegah agar tidak melakukan tindakan serupa.

The Wall Street Journal melaporkan pada Kamis bahwa Lincoln akan ditarik dari wilayah operasi dan digantikan oleh USS George Washington. Para anggota parlemen AS telah menyatakan kekhawatiran mengenai kesehatan fisik dan mental para pelaut di kapal tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Angkatan Laut Amerika Serikat dapat mempertahankan blokade semacam itu tanpa batas waktu karena kami akan melakukan rotasi kapal—seperti yang telah dan akan terus kami lakukan," ujar Hegseth kepada para wartawan pada Kamis.

Rotasi ini dilakukan setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa blokade terhadap Iran dapat dilaksanakan 'tanpa batas waktu', di tengah pertempuran yang terus berkecamuk memperebutkan kendali atas Selat Hormuz tanpa adanya tanda-tanda kembali ke gencatan senjata.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wujudkan Kesejahteraan, Prabowo Target Bangun 1.386 Kampung Nelayan dan 30.000 KDKMP hingga Akhir 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Said Abdullah: TKD 2027 Bisa Capai Rp 735 Triliun, DBH Mulai Dicicil untuk Daerah Prioritas
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan, ABP Minta Manfaatnya Dikawal hingga Akar Rumput
• 20 jam lalu
0
thumb
Bantah AS, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus Diubah Jadi Kekuatan!
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.