Reza Arap Tetap Rayakan Lula Lahfah Lewat Film Harusnya Horror: Ini Legacy Dia

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Reza Arap memastikan film Harusnya Horror didedikasikan untuk mendiang Lula Lahfah. Menurutnya, kehadiran Lula di film tersebut adalah bagian penting dari perjalanan proyek yang ia sutradarai sekaligus bintangi.

Arap mengungkap bahwa ia sempat menyiapkan satu bagian khusus saat mempromosikan film tersebut lewat Harusnya Nonton Duluan beberapa waktu lalu sebagai bentuk penghormatan untuk Lula. Meski sempat mendapat kritik, ia mengaku tidak mempermasalahkannya.

“Waktu itu sempet aku kasih satu spot khusus untuk almarhumah beliau. Dan itu sempet bukan diejek, tapi dihujat. Dan I swear to God, saya tidak peduli, saya akan tetap merayakan Lula, karena ini legacy dia juga di film ini,” kata Reza Arap saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Bagi Arap, penghormatan tersebut bukan sekadar tambahan emosional, melainkan bentuk pengakuan bahwa Lula memang menjadi bagian dari film tersebut.

Sutradara sekaligus pemeran “Mas” dalam film ini juga menegaskan bahwa tim produksi sengaja tidak membahas kepergian Lula secara berlebihan selama rangkaian promosi.

“Harusnya kalau nggak disebut pun kayaknya terlalu bias kalau misalnya gua bilang atau menganggap dia tidak ada, karena kan memang ada dia sebagai salah satu pemeran utama. Terus kalau misalnya nggak dianggap ada, jadi bingung juga,” ujar Reza Arap.

Ia juga membantah anggapan bahwa kepergian Lula dijadikan gimmick promosi untuk film tersebut.

Call sheet-nya, deck-nya semua masih ada di handphone. Tidak ada meng-glorifikasi kepergian almarhumah untuk keperluan promo. Makanya dari tadi pas press conference nggak membahas soal itu,” tegas Arap.

Selain membahas Lula, Arap juga mengaku Harusnya Horror menjadi proyek yang sangat penting dalam kariernya. Film ini merupakan debut penyutradaraannya, sekaligus pertama kalinya ia menjadi sutradara dan pemeran utama dalam satu proyek.

“Ini menurutku penting banget. Bukan cuma soal aku sebagai sutradara, tapi karena aku juga nge-direct anak-anak. Buat gue ini next level,” kata Arap.

Ia bahkan menyebut keputusan menggarap film tersebut sebagai langkah yang cukup nekat, karena langsung masuk ke proses produksi setelah menyelesaikan Marapthon, acara siaran langsung (livestream) yang diprakarsai oleh Reza Arap bersama rekan-rekannya, AAA Clan, tanpa mengambil waktu istirahat.

Harusnya Horror dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 Agustus 2026 dan menjadi karya layar lebar pertama Reza Arap sebagai sutradara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penjelasan Istana soal Konsep Ambulans Udara-Dokter Terbang yang Diusulkan Prabowo
• 2 jam lalu
0
thumb
Persib Belum Full Team Vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026, Igor Tolic: Kami Akan Tetap Bentuk Tim Terbaik
• 17 jam lalu
0
thumb
Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan AI untuk Bantu Siswa Belajar Matematika
• 21 jam lalu
0
thumb
Ada Kirab Bendera Pusaka dan Upacara 17 Agustus, Lalin di 6 Jalan Jakpus Ini Dialihkan
• 10 jam lalu
0
thumb
Menekraf Dorong Tenun Indonesia Naik Kelas lewat Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Perluasan Pasar
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.