Keempatnya menuding Michael Jackson melakukan pelecehan seksual terhadap mereka ketika masih anak-anak. Namun, pihak harta warisan Jackson membantah seluruh tuduhan tersebut. Harus Diselesaikan Lewat Arbitrase Keluarga Cascio diketahui tumbuh dekat dengan Jackson dan pernah menyebut diri mereka sebagai “keluarga kedua” sang penyanyi. Mereka baru mengungkap tuduhan tersebut pada 2019 setelah dokumenter Leaving Neverland dirilis.
Hakim Hernán D. Vera kini memutuskan perkara tersebut tidak dapat dilanjutkan di pengadilan terbuka. Berdasarkan kesepakatan penyelesaian yang dibuat keluarga Cascio dengan pihak harta warisan Jackson pada tahun 2019, sengketa terkait harus diselesaikan melalui arbitrase secara tertutup.
“Meskipun tuduhan tersebut sangat mengerikan, pengadilan tidak memiliki pilihan selain menegakkan ketentuan klausul arbitrase,” tulis Vera, dikutip dari NME.
Sebelumnya, pihak harta warisan Jackson telah membayar keluarga Cascio sekitar USD$3,5 juta atau Rp62,2 miliar sebagai bagian dari penyelesaian. Namun, tidak ada pengakuan kesalahan dalam kesepakatan tersebut.
Keluarga Cascio kemudian mengklaim perjanjian itu tidak sah karena mereka merasa berada di bawah tekanan saat menandatanganinya. Hakim Vera menegaskan keberatan tersebut tetap dapat diajukan, tetapi harus melalui arbitrator.
“Meskipun para penggugat berhak mempertanyakan apakah kesepakatan tersebut dibuat secara tidak adil, persoalan itu harus diajukan kepada arbitrator,” tambahnya. Kuasa Hukum Keluarga Cascio Kecewa Pengacara keluarga Cascio, Howard King, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Ia berharap perkara itu dapat dibawa ke persidangan terbuka agar tuduhan terhadap Jackson bisa diperiksa di hadapan juri.
“Keluarga berharap pengadilan mengizinkan persidangan terbuka mengenai pelecehan yang dialami saudara-saudara Cascio selama puluhan tahun serta dugaan upaya menutupinya oleh para penasihat Michael Jackson,” ujar King.
Sementara itu, pengacara harta warisan Jackson, Martin Singer, sebelumnya menyebut gugatan tersebut sebagai upaya untuk mendapatkan uang. Ia juga menyoroti bahwa keluarga Cascio selama lebih dari 25 tahun pernah membela Jackson dari tuduhan perilaku tidak pantas. Perkara Leaving Neverland Berlanjut Di sisi lain, perkara yang melibatkan James Safechuck dan Wade Robson, dua pria yang tampil dalam dokumenter Leaving Neverland, masih berlanjut. Keduanya sempat menuding Jackson melakukan pelecehan seksual terhadap mereka ketika masih anak-anak dan mendapat jadwal persidangan baru pada tahun 2028.
Sementara itu, film biopik Michael juga sempat terdampak persoalan hukum terkait tuduhan tersebut. Produksi film dilaporkan harus melakukan syuting ulang dengan biaya sekitar USD$15 juta atau Rp266,7 miliar setelah sejumlah adegan terkait tuduhan pelecehan seksual tidak dapat digunakan.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)






Komentar (0)