Trump Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Jadi Wilayah AS

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat.

Langkah ini dilakukan seiring dengan meningkatnya tekanan AS terhadap Iran.

Baca Juga :
Iran Klaim Kendalikan Selat Hormuz, Kapal Komersial Tak Bisa Melintas Tanpa Izin
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Apa yang Dibahas?

Perang antara kedua negara yang telah berlangsung hampir enam bulan itu masih juga belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

"Setelah kami selesai mengalahkan Iran, yang saat ini sedang dikalahkan dengan sangat parah, saya akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," kata Trump dalam pidatonya di sebuah akademi kepolisian di negara bagian New York, dikutip Sabtu, 15 Agustus 2026.

Trump menuturkan pernyataan tersebut sembari mengeklaim bahwa Amerika Serikat masih memiliki kendali kuat atas jalur pelayaran penting itu melalui blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dia pun menggambarkan blokade tersebut sebagai sesuatu yang "tidak terbendung" dan "tembok baja.

Trump juga meminta para pendukungnya untuk sementara ini menerima kenaikan harga bensin akibat perang, dengan alasan hal itu diperlukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

"Kalian hanya perlu mengingat bahwa apa yang kami lakukan ini merupakan jasa besar bagi dunia," ujarnya.

Perang AS-Israel melawan Iran, yang dimulai sejak akhir Februari lalu, serta penutupan efektif atas Selat Hormuz oleh Iran telah memicu kenaikan harga minyak dan berbagai komoditas lainnya di seluruh dunia.

Iran berulang kali menyatakan tidak akan membuka kembali selat yang merupakan jalur perairan sempit di antara Teluk Persia dan Teluk Oman sampai AS mencabut blokade tersebut.

Iran juga menegaskan Selat Hormuz berada di bawah kendali dan pengelolaannya, sementara Trump menghadapi tekanan semakin besar di internal negaranya untuk mengakhiri perang yang tidak disukai itu. (Ant)

Baca Juga :
IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street & Bursa Asia Tertekan Harga Minyak Imbas Konflik Iran-AS
Trump Dikawal Ketat Avenger saat Main Golf di New Jersey
Cerita Trump Diam-diam Pindah dari Air Force One ke Pesawat Lain Pakai Truk Katering Bandara di Turki

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BMKG Deteksi Tsunami hingga 0,94 Meter
• 2 jam lalu
0
thumb
Gempa Laut Mbay NTT, BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga dan waspada
• 10 jam lalu
0
thumb
Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres
• 13 jam lalu
0
thumb
Cuaca Besok 15 Agustus: Hujan Lebat Intai Sumut, Daerah Lain Cerah
• 17 jam lalu
0
thumb
28 Ton Timah Ilegal Nyaris Diselundupkan ke Malaysia
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.