Jakarta, tvOnenews.com- Nusa Tenggara Timur atau dikenal NTT tengah berduka karena beberapa wilayahnya mengalami gempa. Kabarnya jadi perbincangan hangat di medsos.
Bahkan beberapa akun di media sosial (Medsos) viral, dengan menayangkan video dan foto-foto kondisi setelah gempa di NTT.
Seperti akun @fujikaize yang dikutip tvOnenews.com pada Sabtu (15/8) memperlihatkan adanya, bangunan roboh. Bahkan ada juga yang hancur akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7.
"banyak bangunan yg ambruk dan sampai saat ini masih terjadi beberapa kali gempa susulan. Pray for NTT," tulis keterangan foto yang diunggah akun tersebut.
- dok medsos @fujikaize
Sehubungan dengan kabar ini, gempa dirasakan kuat di sejumlah wilayah NTT hingga Sulawesi Selatan.
Berita ini dibuat berdasarkan fenomena atau peristiwa yang terjadi viral di media sosial
Berdasarkan keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah berkoordinasi dengan Pusdalops dan seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang merasakan dampak guncangan gempa.
Pihaknya terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan kondisi masyarakat dan dampak yang ditimbulkan.
- dok medsos @fujikaize
Dijelaskan pula dalam laman resmi BNPB, kalau berdasarkan laporan pendahuluan Kodim Sikka, gempa bumi berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka.
Peristiwa gempa hari ini (15/8) tercatat sudah ada dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.
- dok.kolase tvOnenews.com/ @kanorth
Dua korban meninggal dunia terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Data korban masih dalam proses verifikasi dan pendataan lebih lanjut oleh tim di lapangan. Warga pun diminta hati-hati di tengah situasi setelah gempa.
Pasalnya pascagempa pertama, sudah tercatat beberapa aktivitas gempa susulan. Gempa susulan dengan kekuatan Magnitudo 6,2 terjadi pada pukul 05.13.53 WIB.
Kemudian Magnitudo 6,2 pada pukul 05.28.40 WIB dan Magnitudo 5,6 pada pukul 05.37.19 WIB. Sejumlah gempa susulan lainnya juga tercatat, termasuk Magnitudo 5,5 yang disebut tidak berpotensi tsunami.
Sebagai tambahan, kalau gempa hari ini juga mengguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, Sabtu, pukul 05.58 WITA waktu setempat.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama di Kupang, mengatakan pusat gempa terjadi pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur.





Komentar (0)