6 Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang, Zamaludin Diperhitungkan

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

banten.jpnn.com, TANGERANG - Sebanyak enam kader Partai Golkar mengikuti seleksi calon ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengantikan posisi almarhum Rusdi Alam.

Proses pendaftaran calon pengganti ketua DPRD Kota Tangerang dibuka dari 11 Agustus 2026 sampai 13 Agustus 2026. Sekarang telah memasuki tahapan verifikasi tim seleksi.

BACA JUGA: Andika Hazrumy Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Golkar Banten

Para kader Partai Golkar yang sudah mendaftarkan diri antara lain, Zamaludin, Supiana, Samsuri, Kosasih, Saiful Milah, dan Mustofa Kamaludin.

Sosok kandidat yang menjadi perhatian publik ialah Zamaludin merupakan anggota DPRD Kota Tangerang dua periode. 

BACA JUGA: Golkar Buka Suara Seusai Kadernya Anggota DPRD Banten Ditangkap Polisi

Pengamat Politik Imron Hamami mengatakan sosok Zamaludin merupakan figur yang cukup layak diperhitungkan dalam proses seleksi calon pengganti ketua DPRD Kota Tangerang.

Menurut dia, modal utama sudah dimiliki Zamaludin seperti kemahiran di organisasi, senioritas, dan pengalaman legislatif menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.

BACA JUGA: Didukung Golkar, Airin: Pertolongan Allah Itu Nyata

"Kalau melihat dari sisi senioritas, pengalaman, dan posisi di internal partai sosok Zamaludin perlu dipertimbangkan," ucap Imron, Jumat (14/8).

Dia menjelaskan jabatan ketua DPRD membutuhkan figur yang memiliki kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak.

"Posisi ketua DPRD bukan hanya soal jabatan, tetapi harus memiliki kemampuan memimpin lembaga, membangun komunikasi politik, dan memahami dinamika pemerintahan," kata dia. 

Merespons penilaian tersebut, Zamaludin mengungkapkan keputusan dia maju sebagai calon ketua DPRD Kota Tangerang bukan semata-mata mencari jabatan.

"Melainkan, karena saya merasa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan kerja kelembagaan DPRD Kota Tangerang setelah Pak Rudi Alam meninggal dunia," ucap pria berusia 65 tahun tersebut.

Zamaludin menuturkan pengalaman menjadi alasan dia berani mengambil sikap untuk mengikuti proses seleksi calon ketua DPRD Kota Tangerang.

"Saya merasa mempunyai pengalaman baik di organisasi maupun legislatif," ucap Zamaludin.

"Modal pengalaman tentunya bisa menjadi bekal kalau saya dipercaya untuk memimpin DPRD Kota Tangerang," sambungnya.

Kendati demikian, kata Zamaludin, keputusan dalam menentukan ketua DPRD Kota Tangerang berada di ranah partai melalui mekanisme yang telah ditentukan.

"Meskipun saya senior bukan berarti saya merasa paling berhak. Itu hanya menjadi bagian dari pengalaman yang bisa dipertimbangkan," katanya 

"Intinya, semua kader yang masuk dalam bursa memiliki kapasitas maupun kelebihan masing-masing," imbuh dia. (mcr34/jpnn)


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Abdul Malik Fajar


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ivan Gunawan Ogah Ikut Campur Masalah Ruben Onsu dan Sarwendah: Bukan Urusan Saya!
• 19 jam lalu
0
thumb
2 Minggu Meluncur, Wuling Aira ev Laku 3.500 Unit
• 21 jam lalu
0
thumb
Prabowo: PT DSI Temukan Potensi Tambahan Devisa USD 5 Miliar dari 3 Komoditas
• 15 jam lalu
0
thumb
Catat! Bahasa Inggris akan Jadi Mata Pelajaran Wajib SD pada 2027
• 7 jam lalu
0
thumb
Dari Huntara ke Usaha Produktif, BNPB–PNM Dorong Warga Agam Bangkit Lewat Potensi Lokal
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.