Viral! Guru Ditahan karena Ambil Permen dalam Rok Siswi

okezone.com
21 jam lalu
Cover Berita

LABURA -  Seorang guru honorer di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, ditahan usai menegur siswi karena tidak memakai sepatu dan mengambil permen dari dalam kantong rok. Peristiwa itu viral di media sosial.

Guru honorer tersebut bernama Lijan Tondi Lasriado Sinaga (36). Dia dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap seorang siswi SMP Negeri 1 Kualuh Selatan dan terancam hukuman 12 tahun penjara.

Istri guru honorer, Hotlin Simamora, membantah suaminya melakukan pencabulan terhadap siswi tersebut. Dia menyebut tindakan suaminya hanya mengambil tangkai permen dari kantong rok siswi saat menjalankan tugas piket di sekolah.

Baca Juga :
Perintah Prabowo! Stop Anggaran Pesta Ulang Tahun Pemda, Lebih Baik Perbaiki Sekolah dan Naikkan Gaji Guru

"Jadi apa rupanya yang kamu lakukan? Aku hanya mengambil tangkai permen itu dari kantongnya. Aku melihat tangkai itu makanya aku ambil. Karena memang sering dia itu makan permen saat guru pengarahan di lapangan," ujarnya menirukan ucapan suami dikutip, Jumat (14/8/2026).

Hotlin mengatakan kejadian bermula ketika suaminya sedang memeriksa atribut dan kerapian siswa saat piket. Dia pun mengulang pengakuan suami kepadanya.

"Karena kebetulan aku piket hari itu, aku memeriksa atribut sekolah, kerapihan, aku berhenti dekat dia, ku tegur mana sepatu mu? Basah pak katanya," ucapnya lagi.

Baca Juga :
Penembakan Massal Sekolah Thailand: Pelaku Bunuh Kakek-Neneknya Sebelum Tembaki Guru

Menurut Hotlin, suaminya mengambil permen tersebut agar suasana di lapangan tetap kondusif dan tidak membuat siswi merasa dipermalukan.

"Jadi supaya suasana di lapangan itu tidak tenang dan si anak tidak merasa diintimidasi dan dipermalukan, aku ambil permennya. Anak itu tertawa dan semua siswa tertawa.  Tapi kemudian dia melapor ke orang tuanya, dirogoh roknya sampai menjalar ke mana," katanya.

Hotlin menegaskan suaminya tidak melakukan pelecehan seperti yang dituduhkan. "Suami saya tidak melakukan pelecehan. Dia tidak pernah melakukan pelecehan, tujuannya satu untuk mendidik anak itu," katanya.

Baca Juga :
Pramono Minta Guru Paud Ajarkan Peserta Didik Pilah Sampah

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Komisi V Minta Mitigasi Titik Rawan Tsunami-Tanah Retak usai Gempa 7,7 M di NTT
• 14 jam lalu
0
thumb
Ketua DPD Tekankan Kedaulatan Indonesia Berawal dari Daerah Kuat
• 11 jam lalu
0
thumb
Iran Respons Keras Trump yang Akan Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
• 13 jam lalu
0
thumb
Istana Wapres di IKN Dibuka Umum, Masyarakat Bisa Nikmati Pemandangan dari Balkon
• 6 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Minta BMKG-BNPB Siap Siaga Usai Gempa Flores NTT
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.