Teheran: Sebuah kapal tanker terkena serangan drone saat melakukan perjalanan keluar dari Selat Hormuz pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Dalam peringatan yang dirilis, Jumat, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyatakan telah menerima laporan dari otoritas militer mengenai sebuah kapal tanker yang diserang kendaraan udara nirawak (UAV). Insiden tersebut terjadi saat kapal sedang berlayar keluar melalui Selat Hormuz.
"Kapal mengalami kerusakan ringan, seluruh awak dilaporkan selamat dan telah diperiksa keberadaannya, serta tidak ada dampak lingkungan yang dilaporkan," kata UKMTO dalam pemberitahuannya, dikutip dari Anadolu.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.52 GMT pada Kamis. UKMTO tidak mengungkap identitas kapal tanker maupun pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
UKMTO meminta kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada otoritas maritim Inggris.
Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran serta kelancaran pasokan energi global melalui Selat Hormuz.
Ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut meningkat meski upaya diplomatik masih berlangsung untuk mempertahankan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal komersial yang melintasinya.





Komentar (0)