Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 Singapura Challenger 2026 di *SCAPE, Singapura, pada 15-16. Agustus, menjadi ajang perebutan tiga tiket menuju FIBA 3x3 World Tour Malaga 2026, Spanyol.
Laman FIBA 3x3, Jumat, menyatakan Singapura kembali menjadi panggung persaingan elite bola basket 3x3 dengan menggelar Challenger. Series itu merupakan Challenger ke-18 musim 2026 sekaligus penyelenggaraan kedua di Singapura.
Tiga tiket menuju FIBA 3x3 World Tour Malaga 2026 menjadi hadiah utama yang diperebutkan 16 tim dari berbagai negara. Format Challenger FIBA 3x3 mempertemukan tim melalui babak kualifikasi, fase grup utama, hingga babak gugur.
Berdasarkan statistik penyelenggara, Amsterdam Rabobank dari Belanda menjadi unggulan teratas sekaligus salah satu kandidat kuat peraih juara, setelah menempati peringkat ketiga klasemen musim 2026. Skyliners Jerman dan Shanghai China menyusul sebagai unggulan kedua dan ketiga.
Toronto (Kanada), Toulouse (Prancis), Hangzhou Jingwei (China), Barcelona (Spanyol) serta Crvena Zvezda asal Serbia juga siap meramaikan persaingan. Taipei WanBao Taiwan dan London Inggris melengkapi deretan tim berpengalaman.
Sejumlah pemain ternama turut menjadi sorotan. Amsterdam mengandalkan Jan Driessen, sedangkan Skyliners memiliki Stefan Kojic. Kemudian Shanghai diperkuat Wu Xingrui, Toronto membawa pengalaman Westher Molteni, sedangkan Toulouse mengandalkan Franck Seguela.
Tidak hanya sampai di situ, Hangzhou Jingwei memiliki Goran Vidovic, Barcelona mengandalkan Nil Bria, sedangkan Marko Dordevic menjadi salah satu tumpuan Crvena Zvezda. Taipei WanBao juga diperkuat Leo Branquinho dan London mengandalkan Ashley Hamilton.
Persaingan dimulai melalui babak kualifikasi (qualifying draw). Shanghai, Christchurch BBNZ, dan Tokyo berada di Grup A kualifikasi, sedangkan Barcelona, Taipei WanBao, dan Abidjan menghuni Grup B.
Babak utama (main draw) terbagi dalam empat grup. Amsterdam, Seef, dan Singapura berada di Grup A. Lalu Skyliners, London, dan Caloocan menghuni Grup B.
Selanjutnya Toronto, Crvena Zvezda, dan pemenang dari kualifikasi Grup A berada di Grup C. Terakhir, Toulouse, Hangzhou Jingwei, dan pemenang kualifikasi Grup B tergabung di Grup D.
Setiap pertandingan menjadi kesempatan penting bagi tim untuk menjaga asa menuju panggung World Tour.
FIBA 3x3 menyebut Challenger sebagai bagian dari Pro Circuit yang menjadi jalur menuju World Tour. Melalui tiga tiket menuju Malaga, pada 10-13 Oktober yang diperebutkan, Singapura Challenger dipastikan berlangsung sengit sejak babak awal hingga perebutan gelar.
Baca juga: Persaingan ketat warnai World Tour Lausanne 2026
Laman FIBA 3x3, Jumat, menyatakan Singapura kembali menjadi panggung persaingan elite bola basket 3x3 dengan menggelar Challenger. Series itu merupakan Challenger ke-18 musim 2026 sekaligus penyelenggaraan kedua di Singapura.
Tiga tiket menuju FIBA 3x3 World Tour Malaga 2026 menjadi hadiah utama yang diperebutkan 16 tim dari berbagai negara. Format Challenger FIBA 3x3 mempertemukan tim melalui babak kualifikasi, fase grup utama, hingga babak gugur.
Berdasarkan statistik penyelenggara, Amsterdam Rabobank dari Belanda menjadi unggulan teratas sekaligus salah satu kandidat kuat peraih juara, setelah menempati peringkat ketiga klasemen musim 2026. Skyliners Jerman dan Shanghai China menyusul sebagai unggulan kedua dan ketiga.
Toronto (Kanada), Toulouse (Prancis), Hangzhou Jingwei (China), Barcelona (Spanyol) serta Crvena Zvezda asal Serbia juga siap meramaikan persaingan. Taipei WanBao Taiwan dan London Inggris melengkapi deretan tim berpengalaman.
Sejumlah pemain ternama turut menjadi sorotan. Amsterdam mengandalkan Jan Driessen, sedangkan Skyliners memiliki Stefan Kojic. Kemudian Shanghai diperkuat Wu Xingrui, Toronto membawa pengalaman Westher Molteni, sedangkan Toulouse mengandalkan Franck Seguela.
Tidak hanya sampai di situ, Hangzhou Jingwei memiliki Goran Vidovic, Barcelona mengandalkan Nil Bria, sedangkan Marko Dordevic menjadi salah satu tumpuan Crvena Zvezda. Taipei WanBao juga diperkuat Leo Branquinho dan London mengandalkan Ashley Hamilton.
Persaingan dimulai melalui babak kualifikasi (qualifying draw). Shanghai, Christchurch BBNZ, dan Tokyo berada di Grup A kualifikasi, sedangkan Barcelona, Taipei WanBao, dan Abidjan menghuni Grup B.
Babak utama (main draw) terbagi dalam empat grup. Amsterdam, Seef, dan Singapura berada di Grup A. Lalu Skyliners, London, dan Caloocan menghuni Grup B.
Selanjutnya Toronto, Crvena Zvezda, dan pemenang dari kualifikasi Grup A berada di Grup C. Terakhir, Toulouse, Hangzhou Jingwei, dan pemenang kualifikasi Grup B tergabung di Grup D.
Setiap pertandingan menjadi kesempatan penting bagi tim untuk menjaga asa menuju panggung World Tour.
FIBA 3x3 menyebut Challenger sebagai bagian dari Pro Circuit yang menjadi jalur menuju World Tour. Melalui tiga tiket menuju Malaga, pada 10-13 Oktober yang diperebutkan, Singapura Challenger dipastikan berlangsung sengit sejak babak awal hingga perebutan gelar.
Baca juga: Persaingan ketat warnai World Tour Lausanne 2026






Komentar (0)