Ketua Komisi X Minta Murid SD Diberi Pilihan Belajar Bahasa Asing Sesuai Minat

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa dalam mempelajari bahasa asing sejak sekolah dasar (SD).

Hetifah mengatakan, gagasan Presiden Prabowo mewajibkan pembelajaran bahasa asing sejak usia dini adalah hal yang baik, tetapi pemerintah perlu mempertimbangkan minat dan ketertarikan siswa dalam menentukan bahasa yang dipelajari.

"Kalau menurut kami, tentu saja anak-anak dibiarkan untuk memilih ya, memilih apa yang mereka suka, passion-nya ataupun interest dia bahasa apa," ujar Hetifah saat ditemui di Gedung DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Menurut Hetifah, siswa sebaiknya diberi keleluasaan untuk memilih bahasa yang ingin mereka kuasai, sebagai bahasa kedua atau ketiga setelah bahasa daerah.

Baca juga: Presiden Prabowo Wacanakan Pelajaran Bahasa Asing Mulai Kelas 1 SD

Oleh karena itu, pemerintah perlu membuat perencanaan secara cermat jika ingin mengajarkan berbagai bahasa asing.

"Jadi nanti ada kesempatan untuk mereka mempelajari bahasa yang mereka pikir itu akan menjadi bahasa kedua atau bahasa ketiga setelah bahasa daerah mereka," kata Hetifah.

"Nah, tentu saja ini tidak mudah ya, apalagi jika kita ingin mengajarkan semua. Nah itu yang harus secara cermat dan hati-hati kita buat perencanaannya," imbuh dia.

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan pemerintah mengenai ketersediaan guru bahasa asing.

Baca juga: Prabowo akan Wajibkan Bahasa Asing Sejak SD: Inggris, Mandarin, Arab, hingga Rusia

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan tenaga pengajar tersedia sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

"Yang hati-hati lagi tentu saja ketersediaan guru. Jangankan bahasa asing, tentu saja bahasa daerah pun banyak yang punah saat ini karena penuturnya tidak ada," kata dia.

Atas dasar itu, Hetifah meminta pemerintah benar-benar menyiapkan guru dan sarana pendukung secara bersamaan jika ingin menerapkan kebijakan tersebut.

"Jadi harus disertai dengan gurunya dan fasilitas lainnya seperti tadi, tentunya ya mungkin lab bahasanya dan sebagainya. Jadi itu satu ide yang bagus tapi nanti harus diterjemahkan ke dalam bentuk program dan juga ketersediaan perangkat, sarana prasarana, dan guru-gurunya secara simultan," kata dia.

Prabowo minta pelajaran bahasa asing sejak SD

Diberitakan sebelumnya, Prabowo menegaskan penguasaan bahasa asing merupakan kemampuan penting bagi anak-anak Indonesia.

"Pelajaran apapun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Prabowo mengatakan, pembelajaran bahasa asing akan dimulai sejak siswa duduk di kelas 1 SD.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Daging Sapi di Pasar Legi Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kg
• 16 jam lalu
0
thumb
6 Perkembangan Karakter Jeong Ji An di A Shop for Killers Season 2
• 8 jam lalu
0
thumb
Legislator Perindo Rampeani Rachman Kawal 20 Tuntutan Buruh Pelabuhan Mimika
• 7 jam lalu
0
thumb
Menkeu Purbaya Optimistis usai Presiden Prabowo Paparkan RAPBN 2027 di DPR: Ekonomi RI Akan Solid
• 7 jam lalu
0
thumb
HUT ke-81 RI, Makassar Gelar Perayaan Merakyat
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.