Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora, Prabowo Siapkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Prabowo Subianto membuka peluang perubahan besar dalam kebijakan kewarganegaraan Indonesia yang berpotensi memberikan dampak terhadap dunia olahraga, termasuk Timnas Indonesia.

Dalam pidatonya saat menyampaikan Rancangan Undang-Undang APBN 2027 dan Nota Keuangan di hadapan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026, Prabowo mengusulkan pembukaan kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi talenta-talenta tertentu yang dinilai dibutuhkan oleh Indonesia.

Baca Juga :
Prabowo Soroti Anggaran Ultah Kementerian: Lebih Baik untuk Perbaiki Sekolah dan Naikkan Gaji Guru
Prabowo Bakal Bangun Giant Sea Wall, dari Banten sampai Gresik Butuh 20 Tahun!

Menariknya, pemain sepak bola secara khusus disebut Prabowo sebagai salah satu kelompok talenta yang bisa menjadi bagian dari kebijakan tersebut.

"Indonesia memiliki jutaan diaspora. Di antara mereka terdapat ilmuwan yang hebat-hebat, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, terutama pemain bola, profesional kelas dunia," kata Prabowo dalam pidatonya, Jumat 14 Agustus 2026.

Sebagian diaspora Indonesia, menurut Prabowo, terpaksa mengambil kewarganegaraan negara lain karena tuntutan karier, keluarga, maupun pengabdian mereka di luar negeri.

Karena itu, pemerintah tidak ingin talenta-talenta terbaik Indonesia kehilangan hubungan dengan Tanah Air hanya karena harus memilih antara kesempatan berkarier di luar negeri dan status kewarganegaraan Indonesia.

Prabowo Tak Ingin Talenta Terbaik Indonesia Hilang

Prabowo menilai Indonesia memiliki banyak diaspora dengan kemampuan yang bisa memberikan kontribusi besar bagi kemajuan nasional.

Dalam konteks olahraga, kebijakan tersebut berpotensi membuka ruang yang lebih luas bagi atlet Indonesia yang berkarier di luar negeri, termasuk pesepak bola yang memiliki hubungan dengan Indonesia tetapi sudah memegang kewarganegaraan negara lain.

"Sebagian terpaksa mengambil kewarganegaraan lain karena kebutuhan karier, keluarga, atau pengabdian mereka di luar negeri," ujar Prabowo.

Ia menegaskan pemerintah tidak boleh memaksa talenta-talenta tersebut memilih antara karier internasional dan ikatan mereka dengan Indonesia.

"Kita tidak boleh memaksa talenta terbaik Indonesia memilih antara kesempatan berkarier di dunia dan ikatan mereka kepada tanah air," tegas Prabowo.

Seperti kita ketahui, diaspora telah menjadi bagian penting dari pembangunan kekuatan Timnas Indonesia.

Bisa Berdampak ke Timnas Indonesia

Jika usulan tersebut nantinya benar-benar diwujudkan melalui perubahan undang-undang, kebijakan kewarganegaraan ganda terbatas berpotensi memberikan opsi baru bagi Indonesia dalam menjaring talenta sepak bola diaspora.

Baca Juga :
Prabowo Targetkan Mobil Nasional Diproduksi Massal Akhir 2028, Pabriknya Sudah Dibangun
Tembus 5,45 Persen! Prabowo Sebut Ekonomi RI Cetak Pertumbuhan Tertinggi dalam 13 Tahun
Prabowo Ungkap Ekonomi RI Tetap Kokoh, Dunia Makin Percaya di Tengah Tekanan Global

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal Lengkap Puasa Agustus 2026, Ayyamul Bidh hingga Senin-Kamis
• 13 jam lalu
0
thumb
Hujan Deras Terparah di Jepang Tewaskan 6 Orang, Puluhan Ribu Warga Tanpa Listrik
• 2 jam lalu
0
thumb
Lisa Mariana Geram Namanya Terus Terseret Kasus Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Aliran Dana Rp400 Miliar
• 8 jam lalu
0
thumb
Prabowo Bagikan Cerita Risky dan Citra, Siswa yang Terbantu Sekolah Rakyat
• 8 jam lalu
0
thumb
Uji Coba Lawan PSM Makassar Jadi Laga Penting PSS Sleman: Tolok Ukur Kelayakan Bersaing di Super League
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.