Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk setiap puskesmas yang akan direnovasi pemerintah mulai 2027. Program tersebut menyasar 10 ribu puskesmas di berbagai wilayah Indonesia.
Renovasi dilakukan sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan dasar. Pemerintah menilai puskesmas memiliki peran penting sebagai fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, mulai dari pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga deteksi penyakit.
“Mulai tahun 2027 pemerintah akan merenovasi 10 ribu puskesmas di 7200 kampung-kampung kecamatan di seluruh Indonesia. Setiap puskesmas akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar Rp 4 miliar,” kata Prabowo dalam Pidato Nota Keuangan di Kompleks Parlemen RI, Jumat (14/8).
Prabowo menyebut renovasi tersebut akan mencakup puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten dan kota. Pemerintah menargetkan seluruh program perbaikan selesai paling lambat pada 2030.
Dengan program tersebut, pemerintah ingin memangkas kesenjangan akses layanan kesehatan dasar. Masyarakat di daerah terpencil diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Pemerintah Siapkan Ambulans UdaraSelain memperbaiki fasilitas kesehatan, pemerintah juga menyiapkan terobosan untuk menangani persoalan akses geografis, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Prabowo mengatakan pemerintah akan menyiapkan ambulans udara menggunakan helikopter maupun pesawat kecil. Armada tersebut dirancang agar dapat mendarat di lokasi dengan fasilitas terbatas, termasuk lapangan rumput, lapangan pasir, hingga area di sekitar sungai.
Langkah ini ditujukan untuk mempercepat evakuasi pasien dari daerah terpencil. Prabowo menyoroti masih adanya kasus masyarakat yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan layanan medis, termasuk ibu yang membutuhkan pertolongan saat persalinan.
“Kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir bisa mendarat di pinggir sungai supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa evakuasi kalau dia sakit,” kata Prabowo
Pemerintah juga mempertimbangkan pembentukan tim dokter terbang yang dapat langsung mendatangi masyarakat ketika menghadapi kondisi kesehatan berat maupun bencana.
“Untuk itu kita harus mencari trobosan inovatif salah satu jalan adalah ambulans udara, bahkan nanti juga tim dokter terbang. Kalau perlu dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana,” ungkapnya.
441 RSUD Akan DirevitalisasiProgram transformasi kesehatan juga mencakup rumah sakit daerah. Pemerintah berencana membangun dan merevitalisasi rumah sakit umum daerah agar setiap kabupaten dan kota memiliki fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Prabowo menyebut terdapat rencana revitalisasi terhadap 441 RSUD. Fasilitas tersebut akan diperkuat terutama untuk menangani penyakit dengan tingkat kematian tinggi, seperti kanker, penyakit jantung, stroke, serta persoalan gizi dan layanan kesehatan ibu dan anak.
“Kedua, kita akan membangun dan merevitalisasi 441 rumah sakit umum daerah setiap dari 514 kabupaten dan kota, kita harus memiliki rumah sakit yang canggih yang bisa menyelamatkan rakyat secepat mungkin,” ujar Prabowo.
Sebelumnya, pemerintah telah membangun 66 rumah sakit di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Dari jumlah tersebut, 22 rumah sakit disebut telah beroperasi.
Pemerintah juga telah membawa sejumlah layanan dan peralatan medis seperti pemeriksaan jantung, CT scan, mammography, serta USG ke wilayah yang sebelumnya harus merujuk pasien ke daerah lain dengan jarak yang jauh.
Selain itu, pemerintah berencana menghadirkan klinik di setiap Gerai Koperasi Merah Putih yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan melalui sistem jarak jauh.
Kekurangan Dokter Jadi PerhatianPenguatan infrastruktur kesehatan juga diikuti dengan upaya mengatasi kekurangan tenaga medis. Pemerintah mencatat kebutuhan tambahan dokter umum, dokter gigi, serta dokter spesialis masih besar di berbagai daerah.
Prabowo menyebut Indonesia masih membutuhkan tambahan 84.731 dokter umum dan 127.580 dokter gigi. Sementara itu, sebanyak 481 kabupaten dan kota membutuhkan tambahan 55.712 dokter spesialis.
Untuk menambah pasokan tenaga medis, pemerintah telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru serta 170 program studi spesialis dan subspesialis yang berbasis perguruan tinggi maupun rumah sakit.
Pemerintah juga mempertimbangkan opsi mendatangkan dokter dari negara lain untuk praktik dalam periode tertentu. Kebijakan tersebut disiapkan sebagai langkah jangka pendek sembari menunggu peningkatan jumlah dokter dalam negeri.






Komentar (0)