Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan partainya tidak mempermasalahkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tidak dilibatkan dalam pertemuan sekretaris jenderal partai politik koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Djarot, pertemuan antarsekjen partai koalisi tersebut merupakan hal yang baik sebagai ajang silaturahmi. Namun, ia menegaskan posisi PDIP saat ini berada di luar pemerintahan sehingga wajar jika tidak dilibatkan dalam forum tersebut.
“Ya monggo, silakan. Dan itu baik juga untuk kumpul-kumpul kan baik, silaturahmi kan baik,” kata Djarot di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menegaskan posisi PDIP sebagai partai di luar pemerintahan membuat partainya tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah.
“Enggak masalah, enggak masalah karena itu adalah sekjen partai-partai yang ada dalam pemerintahan dan PDIP Perjuangan itu berada di luar pemerintahan gitu kan ya,” ujar Djarot.
Menurut Djarot, PDIP akan terus memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, terutama dalam hal penerapannya di lapangan.
“Dan PDIP Perjuangan itu tetap meskipun berada di luar pemerintahan mengkritisi kebijakan-kebijakan terutama dari sisi aplikasi kebijakan pemerintahan saat ini, dengan mendengarkan suara dari rakyat,” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sugiono duduk bersama para sekretaris jenderal partai politik anggota koalisi Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-81.
Sugiono mengatakan, pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi dan juga momentum untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antar parpol koalisi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono.
Sejumlah partai yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur.






Komentar (0)