Aneh bin Ajaib, Malaga Cetak Gol Penalti ke Gawang Fulham Tanpa Dijaga Kiper

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Laga pramusim ini aneh bin ajaib. Malaga mencetak gol penalti ke gawang Fulham tanpa dijaga kiper.

Sebelumnya ada drama para pemain Fulham protes dan meninggalkan lapangan.

Momen tak biasa itu terjadi dalam Trofi Costa del Sol di Estadio La Rosaleda, Rabu (12/8/2026) malam.

Pertandingan Malaga kontra Fulham sebelumnya berlangsung sengit dan berakhir 2-2 hingga waktu normal selesai.

Situasi berubah menjadi kontroversial setelah pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, mendapat kartu merah karena memprotes keputusan wasit.

Drama kemudian berlanjut ketika Arbeloa meninggalkan lapangan menuju ruang ganti setelah pertandingan selesai.

Pelatih anyar Fulham tersebut bahkan diikuti seluruh pemainnya, meski pertandingan sebenarnya belum benar-benar tuntas.

Pasalnya, Trofi Costa del Sol memiliki ketentuan bahwa pertandingan imbang harus dilanjutkan melalui adu penalti untuk menentukan pemenang.

Malaga pun tetap berada di lapangan untuk mempersiapkan diri menjalani babak tos-tosan. Namun, kubu Fulham memilih tidak kembali.

Para pemain Malaga akhirnya menghadapi situasi yang serba janggal. Mereka harus menunggu lawan yang sudah tidak berada di lapangan.

Setelah menanti, Malaga memutuskan tetap menjalankan eksekusi penalti meski gawang Fulham tidak lagi memiliki penjaga.

Eneko Jauregi kemudian mengambil bola dan maju sebagai penendang. Penyerang bernomor punggung 17 itu mengarahkan bola ke gawang kosong.

Jauregi bahkan terlihat tersenyum setelah sepakannya masuk tanpa hambatan. Para pendukung Malaga langsung merayakan gol tersebut.

Eksekusi itu sekaligus menjadi penentu kemenangan Malaga dan membuat mereka berhak mengangkat trofi turnamen.

Versi Berbeda

Fulham kemudian memberikan penjelasan mengenai keputusan tim meninggalkan lapangan melalui unggahan resmi klub di media sosial X.

Menurut pihak Fulham, kedua tim sebelumnya telah mencapai kesepakatan bahwa adu penalti tidak diperlukan apabila laga berakhir seri.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa sebelum pertandingan, kedua tim sepakat bahwa tidak akan ada adu penalti jika pertandingan berakhir imbang,” tulis Fulham.

Klaim tersebut langsung dibantah Malaga. Los Boquerones, julukan Malaga, memiliki pandangan berbeda mengenai kesepakatan pertandingan.

Malaga menegaskan bahwa adu penalti telah menjadi bagian dari kesepakatan yang dibahas dalam managers meeting sebelum laga dimulai.

Perbedaan versi inilah yang kemudian memicu kontroversi setelah pertandingan berakhir dengan cara yang tidak biasa.

Laga Sempat Berjalan Normal

Sebelum insiden tersebut terjadi, pertandingan berjalan kompetitif dengan kedua kesebelasan saling berbalas gol.

Fulham membuka keunggulan melalui Ryan Sessegnon sebelum Malaga menyamakan kedudukan lewat Chupete.

Alex Iwobi kemudian membawa wakil Inggris itu kembali unggul. Malaga kembali mengejar dan mendapatkan gol penyama melalui eksekusi penalti Eneko Jauregi.

Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir. Namun, keputusan mengenai adu penalti justru membuat laga berakhir dengan pemandangan yang sulit dipercaya.

Alih-alih menyaksikan adu penalti antara dua tim, penonton justru melihat Jauregi mengeksekusi bola ke gawang yang kosong.

Momen tersebut menjadi penutup unik pertandingan sekaligus memunculkan perdebatan mengenai kesepakatan yang dibuat kedua klub sebelum pertandingan. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Siapkan Cicilan Murah, Tanpa DP, dan Tukar Tambah untuk Dorong Penggunaan Motor Listrik Nasional
• 13 jam lalu
0
thumb
Prabowo: BPK Selamatkan Keuangan Negara Rp112 Triliun Sepanjang 2025
• 3 jam lalu
0
thumb
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
• 27 menit lalu
0
thumb
Wanita Vokalis Band Dilaporkan ke Polisi Usai Pose “Gaya Takbir” di The Sounds Project
• 57 menit lalu
0
thumb
Hindari Putus Kuliah, KDM Usul Kenaikan Batas Gaji Ortu Mahasiswa Penerima KIP
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.