Jakarta: Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan persatuan merupkan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan nasional Indonesia. Menurut Puan, perbedaan adalah hal yang wajar, namun tak boleh sampai memecah belah bangsa.
"Perbedaan politik adalah wajar dalam demokrasi, namun kita harus bersatu dalam tujuan melindungi rakyat, memperkuat kedaulatan, memajukan kesejahteraan, dan mewujudkan keadilan sosial," kata Puan dalam Pidato Nota Keuangan RAPBN 2027, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Dia mengatakan, membangun Indonesia sebagai bangsa yang besar bukan hanya memerlukan sumber daya dan kebijakan yang tepat, tetapi juga persatuan dan kesatuan. Puan mengingatkan, tanpa persatuan, setiap upaya pembangunan nasional akan menghadapi tantangan yang sangat berat.
"Tanpa persatuan dan kesatuan, energi bangsa akan habis hanya untuk menyelesaikan konflik. Sebaliknya, ketika seluruh anak bangsa saling percaya dan bergotong royong, pembangunan akan berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan adil oleh rakyat," kata Puan.
Ketua DPR RI Puan Maharani saat pembukaan sidang tahunan DPR. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
Baca Juga :
Puan Minta APBN 2027 Berpihak ke Rakyat: Jangan Biarkan Rakyat MenungguLebih lanjut, Puan menekankan persatuan juga menuntut adanya kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Kepercayaan tersebut hanya bisa tumbuh jika kebijakan dirasakan adil, pelayanan publik membaik, penegakan hukum berjalan tegas, serta anggaran dikelola secara transparan.
Oleh karena itu, prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas korupsi harus menjadi bagian tak terpisahkan dari politik anggaran negara dalam APBN Tahun Anggaran 2027.
"Marilah kita wujudkan APBN 2027 sebagai instrumen yang menghadirkan negara dalam kehidupan rakyat, memperkuat keberpihakan pada rakyat, dan meningkatkan manfaat pembangunan bagi semua," kata Puan.




Komentar (0)