Puan Tegaskan Prioritas APBN 2027: Pendidikan, Kesehatan, hingga Penurunan Kemiskinan

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan, program kerja prioritas 2027 lewat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) harus ditujukan untuk tujuh poin.

Penegasan tersebut disampaikan saat pidato pembuka Rapat Paripurna ke-1 DPR Tahun Sidang 2026-2027 dan Penyampaian RUU APBN 2027, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Program kerja prioritas nasional tahun 2027, mulai dari kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; Pendidikan; Kesehatan; hilirisasi; infrastruktur dan perumahan; ekonomi kerakyatan dan desa; hingga penurunan kemiskinan harus dilaksanakan sebagai satu kesatuan politik pembangunan nasional," tegas Puan dalam pidatonya, Jumat.

Baca juga: 463 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna, Saksikan Pidato Prabowo soal RAPBN 2027

Ia menjelaskan, tema kebijakan fiskal pada 2027 adalah "Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat".

Tema tersebut, kata Puan, harus dimaknai sebagai komitmen untuk mempertemukan pertumbuhan dengan pemerataan; kemajuan ekonomi dengan keadilan sosial.

Puan menegaskan, pembangunan nasional adalah cara negara menjaga persatuan dengan memastikan bahwa setiap rakyat memiliki hak yang sama atas pelayanan publik, kesempatan ekonomi, dan kemajuan.

"Tidak boleh ada rakyat yang merasa jauh dari negara; karena tinggal di pulau kecil, daerah tertinggal, wilayah perbatasan, pegunungan, maupun kawasan terpencil," ujar Puan.

Baca juga: Prabowo Bertekad Teruskan MBG: Dengan Perbaikan dan Efisiensi

DPR memandang bahwa pembahasan dan penyusunan APBN 2027 harus memperhatikan empat hal. Pertama, pendapatan negara harus dihimpun secara adil, tanpa melemahkan daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha.

Kedua, belanja negara harus semakin berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil. Ketiga, defisit dan utang harus dikelola secara hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab.

Terakhir, transfer ke daerah harus benar-benar memperkuat pelayanan publik, ekonomi lokal, dan pemerataan pembangunan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Prabowo: Para Birokrat Sering Gunakan Jabatan untuk Perkaya Diri, Harus Kita Berantas!

"APBN bukan sekedar angka dan program. Bagi rakyat, yang diingat bukan besarnya angka dalam APBN, melainkan seberapa besar APBN mampu mengubah hidup rakyat menjadi lebih baik," ujar Puan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Oknum Pengacara Dipolisikan Usai Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan
• 16 jam lalu
0
thumb
Prabowo Targetkan Bangun PLTS 100 GW dalam Empat Tahun
• 21 jam lalu
0
thumb
Dari 1.044 ke 200, Demokrat Puji Gebrakan Perampingan BUMN
• 5 jam lalu
0
thumb
Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai , Moratorium Pengangkatan PPPK Jadi Solusi?
• 20 jam lalu
0
thumb
Perkuat Kemitraan, Semen Tonasa Temu 100 Pekerja Bangunan di Takalar
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.