Prabowo Sebut Restrukturisasi BUMN Hemat Rp50 Triliun, Target Penghematan Tembus Rp70 Triliun

pantau.com
58 menit lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyatakan restrukturisasi dan efisiensi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berhasil menghemat keuangan negara lebih dari Rp50 triliun sepanjang 2026 dengan memangkas berbagai biaya operasional perusahaan pelat merah.

Prabowo menyampaikan capaian tersebut dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, penghematan berasal antara lain dari gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, sewa kendaraan, serta perjalanan dinas setelah pemerintah melakukan perampingan jumlah BUMN.

"Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini kita telah hemat overhead sekitar Rp50 triliun. Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, kita sudah bisa menghemat Rop50 triliun lebih," kata Presiden Prabowo.

Pemerintah Targetkan Maksimal 300 BUMN

Prabowo mengatakan pemerintah telah menutup 290 BUMN dari total 1.074 perusahaan karena dinilai tidak memberikan keuntungan dan justru menimbulkan kerugian.

Pemerintah menargetkan jumlah perusahaan pelat merah tersisa maksimal 300 BUMN pada akhir 2026.

Prabowo menegaskan pemerintah hanya akan mempertahankan BUMN yang produktif dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

"(Sebanyak) 750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan," kata Prabowo.

Perampingan tersebut ditargetkan mampu meningkatkan penghematan keuangan negara hingga lebih dari Rp70 triliun pada akhir Desember 2026.

Penghematan Bisa Dialokasikan untuk Puskesmas dan Sekolah

Prabowo mengatakan dana hasil efisiensi BUMN dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan puskesmas dan renovasi sekolah hingga penyediaan rumah.

"Target kita Desember 31 2026, kita harus menghemat Rp70 triliun lebih. Kita bisa bayangkan dengan Rp50 triliun, berapa puskesmas bisa kita perbaiki, berapa sekolah bisa direnovasi, berapa rumah bisa kita berikan kepada rakyat," terang Presiden Prabowo.

Restrukturisasi BUMN tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk mengurangi pengeluaran yang dinilai tidak produktif sekaligus mengarahkan anggaran kepada program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Modus 2 Penyelundupan Emas Senilai Rp63 Miliar yang Digagalkan Bea Cukai
• 9 jam lalu
0
thumb
Daftar Klub Indonesia yang Terkena Sanksi FIFA: Persib Bandung Sudah Bebas, yang Lain Masih Terjerat
• 21 jam lalu
0
thumb
Putri Anne Ungkap Keyakinan dan Keinginan Menikah Lagi, Jawabannya Bikin Heboh
• 58 menit lalu
0
thumb
Vale Targetkan Blok Tanamalia Beroperasi 2029, Bakal Dibangun Ekosistem Baterai
• 8 jam lalu
0
thumb
Mentan Amran Klarifikasi "Korwil BGN Surabaya Diganti Laki-laki", Tegaskan Utamakan Sistem Merit
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.