Aktivitas Sinabung Meningkat, Zona Bahaya Diperluas hingga Radius 3 Km

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Karo: Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperluas radius zona rekomendasi bahaya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, menjadi tiga kilometer dari puncak gunung. Hal ini menyusul peningkatan aktivitas vulkanik.

"Meskipun terjadi peningkatan aktivitas visual dan kegempaan, tingkat aktivitas Gunung Sinabung saat ini masih dipertahankan pada Level II (Waspada)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria, dilansir dari Antara, Jumat, 14 Agustus 2026. 

Tingkat aktivitas Gunung Sinabung tetap berada pada Level II (Waspada). Namun, zona rekomendasi diubah dari radius dua kilometer dari puncak dan radius sektoral 3,5 kilometer untuk sektor selatan-timur menjadi radius tiga kilometer dari puncak serta radius sektoral 4,5 kilometer untuk sektor selatan-timur.
 

Baca Juga :

Status Gunung Sinabung Naik Level II, Warga Karo Diminta Patuhi Zona Aman

Terhitung mulai Kamis pukul 10.00 WIB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan, maupun pendaki, tidak melakukan aktivitas apapun di dalam area zona bahaya baru tersebut.

Pemantauan kegempaan hingga 12 Agustus 2026 mencatat adanya peningkatan gempa vulkanik dalam dan gempa hembusan. Terekam pula gempa Low Frequency (LF) dan gempa hibrid yang sebelumnya jarang terdeteksi.

Secara visual, hembusan asap kawah Gunung Sinabung juga terpantau semakin menebal dengan warna putih keabu-abuan membumbung tinggi hingga 1.000 meter di atas puncak.


Penampakan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara. ANTARA/HO-dokumen pribadi


Selain ancaman bahaya primer berupa erupsi freatik, erupsi magmatik, pembongkaran kubah lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar saat terjadi hujan.

Badan Geologi mengimbau pemerintah daerah (pemda) bersama BPBD Sumatra Utara dan Kabupaten Karo untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga demi mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanik lebih lanjut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banggar Usulkan Bantuan Produktif untuk Kelas Menengah Masuk RAPBN 2027: Rp3 juta per UMKM
• 2 jam lalu
0
thumb
Konsisten Kurangi Emisi Karbon, BLES Operasikan 43 Forklift Listrik di Lima Pabrik
• 13 jam lalu
0
thumb
Pantun Muzani di Sidang Tahunan: Pesan untuk Rakyat, Jangan Saling Menghujat
• 7 jam lalu
0
thumb
Presiden: Menkeu Senyum, Saya Merasa Aman
• 5 jam lalu
0
thumb
Heboh Pel Ajaib Harga Rp 20 Juta, Tinggal Tunjuk Rumah Auto Kinclong
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.