Kebohongan tidak selalu terdengar besar atau mudah dikenali. Justru, banyak orang memelintir kebenaran lewat hal-hal kecil yang sekilas tampak sepele. Ceritanya sedikit berubah, ada detail yang sengaja dihilangkan, atau mereka selalu punya alasan yang terdengar masuk akal.
Kalau terjadi sekali atau dua kali, mungkin memang karena lupa atau salah ingat. Namun, kalau polanya terus berulang, bisa jadi ada sesuatu yang perlu kamu perhatikan, Beauties.
Nah, menurut Cotton Psychology, ada beberapa tanda seseorang mungkin sering memelintir kebenaran dengan cara yang halus dan sering kali tak disadari. Yuk, cari tahu!
Ceritanya Selalu Sedikit BerubahPernah mendengar seseorang menceritakan kejadian yang sama, tetapi versinya berbeda setiap kali? Perubahannya memang kecil sehingga sulit dipermasalahkan.
Misalnya, awalnya mereka bilang lupa membalas chat, lalu berubah menjadi ponselnya mati, kemudian mengaku tidak pernah menerima pesan sama sekali.
Kesalahan mengingat bisa terjadi pada siapa saja. Namun, orang yang benar-benar lupa biasanya tidak keberatan mengoreksi dirinya sendiri. Sebaliknya, kalau cerita terus berubah dan selalu membuat dirinya terlihat lebih baik atau lebih tidak bersalah, hal itu patut diperhatikan.
Kalau kamu menemui situasi seperti ini, coba ajukan pertanyaan dan lihat apakah inti ceritanya tetap konsisten.






Komentar (0)