Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subiato berapi-api menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Negera (BUMN). Dalam pengamatannya, banyak BUMN di Indonesia bekerja seenaknya.
"Saya kira BUMN itu jumlahnya 300-400, ternyata ini 1074. Dan BUMN-BUMN ini kadang bekerja seenaknya, tidak tanggung jawab pada bangsa dan negara, pemerintah tidak dianggap. Saya tidak paham bisa terjadi seperti ini," ujar Prabowo saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR 2026 di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8//2026).
Advertisement
"Kalau saya laporkan semuanya, saya takut rakyat kita marah semuanya," sambung Prabowo berapi-api.
Dia menyayangkan banyaknya BUMN yang tidak produktif tetapi masih aktif. Apalagi, sampai mengakali keuangan seolah-olah untung padahal merugi.
"Terlalu banyak BUMN tidak produktif, rugi terus lapornya untung. Ngarang saja untungnya itu. Kita yang kena masalah karena banyak perusahaan asing yang bekerja dengan BUMN kita, jadi kita harus hilangkan permainan-permainan ini," katanya.





Komentar (0)