Ketua MPR Klaim MBG & Kopdes Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai langkah strategis dalam memperkuat sumber daya manusia serta perekonomian nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Hal demikian dikatakan dia saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR serta DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

BACA JUGA: KPAI Beri Alarm Keras soal MBG: Jangan Sampai Anak Jadi Korban

Muzani mengatakan MBG pada prinispnya sebagai program terobosan dari negara mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Politikus senior Gerindra itu menyebut MBG bukan semata pembagian makan bagi generasi penerus bangsa.

BACA JUGA: Megawati Kritik MBG Langsung di Depan Prabowo: Mbok, Sesekali Ada Rendang

"Namun, menjadi bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas," ujar Muzani, Jumat.

Dia mengatakan mimpi semua elemen bangsa memiliki anak-anak yang unggul dan bersaing secara kompetitif. 

BACA JUGA: Purbaya Akui Program MBG Masih Banyak Kekurangan

Muzani melanjutkan lemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang membutuhkan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

"Tugas kita bersama ialah memastikan bahwa tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel," ungkapnya.

Selain mengulas MBG, Muzani menyebut Kopdes Merah Putih sebagai pilar perekonomian kerakyatan. 

Menurutnya, sistem ekonomi nasional tidak boleh dibiarkan sepenuhnya berada dalam persaingan bebas yang merugikan pihak yang lemah.

Muzani mengingatkan konstitusi Indonesia menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan. 

"Amanat ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh semata-mata diserahkan kepada persaingan bebas yang membuat pihak kuat semakin perkasa dan pihak lemah semakin tersisih," tutur dia.

Dia mengatakan koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam

kehidupan ekonomi. 

Melalui koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional, kata Muzani, petani dapat memperkuat posisi tawarnya, nelayan dapat memperoleh akses pasarnya, pelaku usaha mikro dapat berkembang, distribusi kebutuhan pokok dapat diperpendek, dan nilai tambah dapat dinikmati masyarakat.

Dia menuturkan koperasi saat ini bukan sekadar badan usaha, melainkan semangat untuk maju bersama.

"Oleh karena itu, keberhasilan koperasi diukur dari tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif, meningkatnya pendapatan anggota, kuatnya tata kelola, serta bertambahnya kemandirian masyarakat," katanya. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perang Iran Kuras Pasokan Senjata AS, 1.700 Rudal Patriot-THAAD Ludes
• 15 jam lalu
0
thumb
BKPM Proyeksikan Pasar Motor Listrik Indonesia Tembus Rp3.036 Triliun, MOLINAS Dibidik Jadi Pemain Global
• 18 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sanjung Inisiatif TNI-Polri Bantu Rakyat, Sudah Dipantau Sejak Jadi Menhan
• 19 jam lalu
0
thumb
Trump Umumkan Tarif hingga 100 Persen untuk Drone Impor
• 5 jam lalu
0
thumb
KPK dalami penggunaan unit Wisma Atlet terkait kasus Bea Cukai
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.