WASHINGTON, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Elbridge A. Colby menegaskan pihaknya menghormati kedaulatan Indonesia ketika membahas peluang kemitraan baru antara kedua negara.
Colby menyebut pertemuannya dengan Presiden RI Pabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin membuka peluang kemitraan baru antara kedua negara. Wakil Pete Hegseth itu menekankan kemitraan ini berprinsip saling menghormati antara Indonesia dan AS.
Wamenhan AS mengatkan, peluang kerja sama tersebut bukan berarti AS memaksa Indonesia memilih salah satu pihak, melainkan kerja sama agar Indonesia mampu melindungi keamanan dan kedaulatan secara mandiri.
Baca Juga: Sjafrie Bertemu Menhan Thailand, Sepakati Kerja Sama Pertahanan dan Koordinasi Patroli di Malaka
“Berdasarkan kunjungan ini, kami melihat adanya peluang besar di mana pendekatannya bukan untuk meminta negara seperti Indonesia agar memilih salah satu pihak, melainkan benar-benar dirancang untuk memungkinkan Indonesia melindungi keamanan dan kedaulatannya sendiri,” kata Colby dikutip dari Antara, Kamis (13/8/2026).
Colby menyatakan, rincian teknis kerja sama Indonesia dan AS akan dirumuskan bersama. Namun, ia memastikan rumusan kerja sama ini tetap menghormati kedulatan dan jati diri Indonesia.
Sebelumnya, usai pertemuan di Jakarta, Selasa (11/8), Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan pertemuannya dengan Wamenhan AS untuk bertukar pandangan mengenai implementasi program-program dalam kerangka Defense Cooperation Partnership (MDCP) yang dibentuk pada 13 April 2026 lalu.
Sjafrie menegaskan kunjungan ini tidak diarahkan pada rencana pembangunan pangkalan militer AS di Indonesia.
Baca Juga: Dugaan Kebocoran Fosfor Putih di Pangkalan Militer AS di Korea Selatan Picu Evakuasi Warga
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- kerja sama pertahanan indonesia as
- pangkalan militer as
- wamenhan as
- wamenhan as bertemu sjafrie
- pangkalan militer as di indonesia






Komentar (0)