“Kalau Kami Berlima Bisa Beresin Keresahan Warga, Masa Pemerintah Enggak?”

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Berawal dari keresahan terhadap kondisi jalan dan fasilitas umum di Kota Bekasi, lima pemuda yang tergabung dalam Generasi Burgeract memilih untuk tidak sekadar mengeluh.

Mereka turun langsung ke lapangan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas umum, mulai dari menambal jalan berlubang, membersihkan halte, hingga membuat bangku bagi warga yang menunggu bus.

“Kalau kami yang cuma berlima aja bisa beresin keresahan warga, masa pemerintah enggak bisa?,” ujar salah satu anggota Generasi Burgeract, Ilham Haristianto kepada Kompas.com, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: “Selagi Aksinya Positif, Haters Bukan Masalah”, Tekad Pemuda Bekasi Benahi Fasilitas Umum

Gerakan tersebut bermula dari kebiasaan mereka berkumpul setelah pulang bekerja. Dalam obrolan tersebut, mereka kerap membicarakan kondisi jalan dan fasilitas umum yang dinilai tidak terawat.

Keresahan itu semakin kuat setelah salah satu anggota Generasi Burgeract mengalami kecelakaan akibat jalan rusak.

“Dari keresahan itu muncul ide, ‘gimana kalau kita bikin gerakan aja?’” ujar Ilham.

Gerakan tersebut awalnya tidak dirancang sebagai kegiatan besar. Mereka hanya ingin mengisi waktu luang setelah bekerja dengan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Tapi ternyata respons masyarakat positif,” kata Ilham.

Respons positif dari masyarakat tersebut kemudian membuat mereka memilih untuk terus bergerak.

Meski mengkritisi sejumlah kondisi fasilitas umum, Ilham menegaskan bahwa aksi Generasi Burgeract bukan berarti mereka menganggap pemerintah tidak bekerja.

Baca juga: Kalau Kami Enggak Bergerak, Siapa Lagi? Pemuda Bekasi Patungan Perbaiki Fasilitas Umum

Ia memahami pemerintah memiliki keterbatasan sumber daya dan harus menentukan prioritas untuk menangani berbagai kebutuhan masyarakat.

“Jadi wajar kalau ada hal-hal kecil yang belum terjangkau merata,” kata Ilham.

Menurut dia, masyarakat juga memiliki ruang untuk mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar, terutama masalah lokal yang membutuhkan penanganan cepat.

Ilham menilai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat semestinya tidak selalu menunggu masuk dalam agenda atau program kerja tahunan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Tapi persoalan yang sifatnya urgen semestinya tidak harus menunggu masuk ke agenda atau program kerja tahunan untuk bisa direspons,” katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
504 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak
• 18 jam lalu
0
thumb
Prabowo kenalkan Kristina Beno siswi penerima manfaat MBG dari Merauke
• 42 menit lalu
0
thumb
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy
• 10 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Hutan di Kalbar Belum Padam, Api Dekati Pusat Rehabilitasi Orang Utan
• 17 jam lalu
0
thumb
Pakai Jas Abu-abu, Prabowo Tiba di DPR Hadiri Sidang Tahunan 2026
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.