504 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Keputusan itu diambil lantaran dapur MBG yang ditutup tak memenuhi syarat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga tenggat waktu yang ditentukan.

504 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak

IDXChannel - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan, pihaknya telah menutup 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 10 Agustus 2026.

Keputusan itu diambil lantaran dapur MBG yang ditutup tak memenuhi syarat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga tenggat waktu yang ditentukan.

Baca Juga:
BGN Buka Kanal Aduan Khusus Guru untuk Awasi Program MBG

"Sampai dengan hari ini laporan yang per tanggal 10 kemarin hari Senin, itu ada 504 dapur menurut laporan dari Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia yang dilaporkan melalui Kementerian Kesehatan, ada 504 dapur yang kemudian kami tutup secara permanen," kata Sudaryono di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Sudaryono menjelaskan, keputusan itu diambil lantaran dapur MBG yang ditutup belum memenuhi syarat SLHS.

Baca Juga:
Kepala BGN Temui Jaksa Agung, Minta Pendampingan Hukum Program MBG

"Karena dinyatakan tidak layak untuk kemudian secara sanitasi dan higienisnya tidak layak sehingga kami tutup permanen 504 dapur per tanggal 10 kemarin," lanjutnya.

Baca Juga:
Mendagri Minta Kepala Daerah Manfaatkan MBG untuk Tingkatkan Kinerja

Sudaryono menyampaikan, ada permohonan pembuatan SLHS dari 3 ribu dapur MBG. Ia berkata, permohonan SLHS itu masih dikaji oleh dinas kesehatan di masing-masing daerag.

"Manakala dia tidak layak maka mohon maaf, ini urusan nyawa seseorang, urusan nyawa anak-anak kita, itu tidak bisa kita toleransi lagi. Itu terkait SLHS," kata Sudaryono.

Baca Juga:
BGN Minta Pelajar Tak Bawa Pulang Menu MBG

"Dan ini kami minta dukungan kepada para kepala daerah karena Dinas Kesehatan yang kemudian melaksanakan pengecekan sertifikasi ini yang yang melaksanakan adalah Dinas Kesehatan sehingga kami memohonkan kepada kepala daerah untuk bisa membantu mendorong untuk supaya ini bisa dipercepat," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Video: Mensesneg: Pemerintah Kerja Keras Atasi Karhutla
• 15 menit lalu
0
thumb
Tito Minta Pemda Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Ketamin hingga Tingkat Desa
• 15 jam lalu
0
thumb
Foto: Gladi Bersih Jelang 17 Agustus di Gedung DPR
• 3 jam lalu
0
thumb
Bobby Nasution Terima Penghargaan, Sumut Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah
• 6 jam lalu
0
thumb
Buka Pengalaman Kerja Talenta Muda, Pertamina Terima 539 Peserta Internship 2026
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.