Aira EV Bukti Mobil Listrik Mungil Mulai Punya Pasarnya Sendiri

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wuling Aira EV mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) setelah dua pekan diluncurkan secara nasional. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran tingginya perhatian konsumen terhadap segmen mobil listrik berukuran kompak di Indonesia.

Sales Director Wuling Motors, Kharismawan Awangga, mengatakan angka pemesanan tersebut menjadi respons awal konsumen terhadap kehadiran Aira EV di pasar Indonesia.

Baca Juga :
Pertumbuhan Mobil Listrik Terbesar Bukan Lagi di China
Benarkah Mobil Listrik Cuma Memindahkan Polusi dari Knalpot ke Pembangkit Listrik?

“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap Wuling Aira EV yang telah mencatat lebih dari 3.500 SPK hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional,” ujar Kharismawan dalam keterangannya, Kamis 13 Agustus 2026.

Aira EV merupakan city car listrik yang diproduksi di fasilitas Wuling di Cikarang, Jawa Barat. Kendaraan ini memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 42,5 persen.

Kehadiran Aira EV juga menambah pilihan di segmen mobil listrik berukuran kecil yang menyasar penggunaan di wilayah perkotaan. Segmen ini memiliki karakter berbeda dibandingkan mobil listrik berukuran lebih besar, terutama dari sisi kebutuhan penggunaan dan ruang gerak di jalan perkotaan.

Mobil tersebut ditawarkan dalam dua varian, yakni Standard Range dan Long Range. Berdasarkan pengujian dengan metode CLTC, Standard Range memiliki jarak tempuh hingga 205 kilometer, sedangkan Long Range mencapai 301 kilometer.

Dari sisi teknologi, Aira EV menggunakan layar kontrol berukuran 10,1 inci yang mendukung koneksi dengan smartphone serta Internet of Vehicle (IoV). Sistem pengisian cepat DC dengan standar CCS2 juga tersedia pada mobil tersebut.

Untuk menunjang penggunaan di perkotaan, Aira EV memiliki radius putar 4,5 meter. Mobil ini juga menggunakan empat pintu, sementara kapasitas bagasinya dapat mencapai 838 liter dengan konfigurasi tertentu.

Pada aspek keselamatan, struktur bodinya menggunakan material high-strength steel dengan proporsi hingga 60 persen. Perangkat pendukung lainnya meliputi kamera dan sensor parkir belakang, Electronic Parking Brake dengan Auto Vehicle Hold, serta Hill Hold Control.

Harga Aira EV sendiri diumumkan Wuling saat pembukaan GIIAS 2026. Varian Standard Range dipasarkan dengan harga Rp155 juta, sedangkan Long Range Rp175 juta.

Namun, angka 3.500 SPK dalam dua pekan menjadi bagian yang paling menarik untuk dicermati. Sebab, capaian tersebut terjadi pada fase awal pemasaran dan belum menggambarkan bagaimana penerimaan Aira EV dalam jangka panjang.

Baca Juga :
Prabowo Ungkap Ekosistem Mobil Listrik Dibangun di Subang, Produksi Besar-besaran Tahun 2028
Mobil Listrik Murah Jadi Dilema Baru Indonesia
Terpopuler: Baterai BYD vs Xiaomi, Musuh Pengendara Motor Saat Touring, hingga Rival Geely EX2

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ungkap Negara Lain Heran Lihat Indonesia, Sebut Rakyat Masih Banyak yang Miskin
• 12 jam lalu
0
thumb
Pertamina Tengah Uji Sistem Digital Pembatasan Pengguna Pertalite
• 18 jam lalu
0
thumb
Persib Kembali Pinjamkan Adzikry Fadilah ke Persijap Jepara
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Beruntun Tewaskan Pemotor di Bogor
• 11 jam lalu
0
thumb
Prancis Larang Panggilan Telemarketing yang Tidak Diminta Konsumen
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.