Kebakaran Bromo, BPBD Probolinggo Pastikan Titik Api Nihil

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Probolinggo: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur, dapat dikendalikan setelah ratusan petugas gabungan memadamkan sejumlah titik api, baik di Kabupaten Probolinggo maupun Pasuruan, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Alhamdulillah berdasarkan informasi dari petugas yang berada di lokasi, sudah tidak terlihat titik api. Namun, petugas akan tetap memantau keesokan harinya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, saat dikonfirmasi melalui telepon di Probolinggo, Kamis malam, 13 Agustus 2026, melansir Antara.

Dia mengungkapkan, petugas terus bersiaga untuk melakukan pendinginan di sejumlah lokasi agar titik api tidak kembali muncul dan memperluas kawasan yang terbakar di Gunung Bromo.

"Mudah-mudahan semuanya sudah padam dan tidak ada lagi titik api baru karena semua petugas gabungan berjibaku tanpa henti memadamkan karhutla. Petugas juga membuat sekat bakar untuk mencegah meluasnya titik api," ujar dia.

Baca Juga :

Bantu Padamkan Karhutla di Kubu Raya, Pria 65 Tahun Meninggal Dunia
Dia mengatakan, upaya pemadaman dilakukan secara terpadu melalui operasi darat dan udara. Tim gabungan darat disiapkan untuk melakukan pemadaman langsung pada titik api, sedangkan operasi udara dilakukan melalui dukungan tiga helikopter water bombing.

Tiga helikopter tersebut bertugas memadamkan dan melakukan pembasahan di dua lokasi, yakni kawasan P30 Kabupaten Probolinggo dan Pusung, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.

Dalam mendukung operasi di lapangan, unsur gabungan mengerahkan sejumlah sarana dan peralatan, antara lain enam unit mobil pemadam kebakaran, satu unit water drone BNPB, satu unit helikopter water bombing, 70 unit sepeda motor trail, lima unit kendaraan double cabin, serta peralatan pemadaman manual.

"Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar kawasan hutan," kata Oemar.

Petugas gabungan berusaha memadamkan karhutla di Gunung Bromo, Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-Polres Probolinggo

Selain pemadaman, patroli darat dan pemantauan udara terus dilakukan untuk mengidentifikasi titik api maupun titik panas.

Pemantauan juga diperkuat dengan pengamatan visual dan penggunaan aplikasi Sistem Monitoring Hutan dan Lahan (SIPONGI) guna mendeteksi titik panas serta mengantisipasi munculnya titik api baru.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa luas kawasan TNBTS yang terbakar di empat kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Malang, Lumajang, dan Pasuruan, tercatat mencapai 1.120 hektare.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Periksa Bebizie Terkait Honor Menyanyi dalam Kasus Rita Widyasari
• 5 jam lalu
0
thumb
Barang Dagangan Ludes Dilalap Api, Toko Sembako di Bantul Rugi Rp1,1 Miliar
• 20 jam lalu
0
thumb
SPPG di Magetan Wajib Serap Telur Langsung dari Peternak, BGN Terbitkan SE Nomor 14 Tahun 2026
• 16 jam lalu
0
thumb
Menhut Raja Juli Antoni Beri Perhatian Khusus Soal Karhutla yang Tembus 202 Ribu Hektar
• 6 jam lalu
0
thumb
BPS Catat Backlog Kepemilikan Rumah Turun di 2026
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.