Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan perkembangan teknologi otomotif yang semakin cepat turut mendorong perubahan kebutuhan konsumen terhadap kendaraan dengan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Melihat kondisi tersebut, Hyundai Indonesia terus menyesuaikan strategi elektrifikasinya dengan menghadirkan pilihan powertrain yang beragam, mulai dari hybrid hingga kendaraan listrik.
“Pastinya kami melihat perkembangan dari teknologi itu sendiri dan permintaan terhadap powertrain yang lebih ramah lingkungan. Jadi Hyundai sekarang coba beradaptasi untuk menghadirkan kendaraan ramah lingkungan baik itu hybrid, maupun listrik (EV),” ujar Soerjopranoto kepada Medcom.id, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga :
Alasan Hyundai Gunakan Monocoque Chassis di Santa Fe“Mudah-mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, tidak hanya dalam bentuk emisi gas buang tapi juga dalam bentuk volume pertumbuhan dengan adanya berbagai pilihan,” sambung Soerjo.
Dengan memperluas pilihan hybrid dan EV serta membangun ekosistem pendukungnya, Hyundai Indonesia berupaya mengambil bagian dalam transisi menuju mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Indonesia.
Di pasar Indonesia, Hyundai menghadirkan berbagai model hybrid yang menawarkan efisiensi bahan bakar, performa tangguh, dan kenyamanan premium meliputi Hyundai Tucson Hybrid, Santa Fe Hybrid, Palisade Hybrid, dan Staria Hybrid. S
edangkan di segmen EV, Hyundai menawarkan model Kona Electric, Kona N Line, Ioniq 5, Ioniq 5 N, Ioniq 6, Ioniq 9, hingga Staria Electric yang baru diluncurkan di GIIAS 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)






Komentar (0)