HARIAN.FAJAR.CO.ID, WASHINGTON—Amerika Serikat mengirimkan pesan bernada “marah” kepada Israel dan menuntut penjelasan dari Tel Aviv mengenai kekerasan yang dilakukan oleh pihak pendudukan di Qusra, dekat Nablus di Tepi Barat yang diduduki.
Demikian dilaporkan media Israel pada hari Rabu waktu setempat seperti dikutip dari Anadolu.
Para pejabat Amerika “menyatakan dalam pembicaraan dengan rekan-rekan mereka di Israel bahwa mereka terkejut dengan insiden tersebut dan mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi,” menurut surat kabar Yedioth Ahronoth.
“Pihak Amerika melontarkan pertanyaan-pertanyaan sulit mengenai apakah terjadi anarki di Israel dan bagaimana mungkin militer tidak mencegah terjadinya tindakan yang membahayakan warga Palestina,” tambah laporan tersebut.
Laporan ini muncul di tengah situasi di mana pihak pendudukan Israel telah mengepung dua keluarga Palestina di rumah mereka di Tepi Barat sejak hari Minggu, sementara keluarga-keluarga tersebut melaporkan menipisnya persediaan kebutuhan mereka.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah mendesak pihak berwenang untuk melakukan intervensi. (amr)






Komentar (0)