Tim Forensik Ungkap Misteri Buih di Mulut Sutrimo

wartaekonomi.co.id
57 menit lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kematian Sutrimo, sosok yang disebut sebagai Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, menimbulkan tanda tanya. Ia ditemukan tak bernyawa dengan mulut berbusa di depan sebuah klinik kecantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Awalnya, keluarga menerima penjelasan bahwa Sutrimo meninggal akibat penyakit gula. Namun, kecurigaan muncul sehingga laporan dugaan kematian tidak wajar diajukan ke Polresta Banyumas dan kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya pun melakukan ekshumasi pada Rabu (12/8). Proses ini meliputi pembongkaran makam, pemeriksaan identitas jenazah, hingga pemeriksaan bagian dalam tubuh. Tim gabungan dokter forensik dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta ahli toksikologi, DNA, dan histopatologi ikut dilibatkan.

Ketua Tim Dokter Forensik, Prof. Yudi, menyebut pihaknya mendalami informasi soal buih yang keluar dari mulut dan hidung Sutrimo saat ditemukan. 

"Memang informasi yang kami terima, jenazah Sutrimo ini mengeluarkan swab, mengeluarkan buih ya dari hidung dan mulutnya pada saat dia meninggal. Namun pada waktu kami ekshumasi tadi, sudah tidak ada," Kata Yudi dalam konferensi pers, dikutip Kamis (13/8).

Tim forensik kemudian mengambil sampel dengan metode swab untuk memastikan apakah masih ada sisa zat tertentu.

"Kita tunggu dari hasil laboratorium tersebut, apakah itu dari toksikologi ataupun dari pemeriksaan DNA-nya ataupun dari pemeriksaan histopatologinya," sambungnya.

Baca Juga: Kematian Sutrimo Masih Teka-teki, Eks Jampidsus Febrie Harus Diperiksa, Kata DPR

Di sisi lain, kuasa hukum Febrie Adriansyah meminta agar kematian Sutrimo tidak dikaitkan dengan perkara hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung. Mereka menegaskan Sutrimo sudah lama sakit dan menjalani pengobatan.

"Pak FA dan keluarga menghormati penyidikan yang sedang dilakukan Polda. Keluarga berharap dengan proses hukum tersebut fakta mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang sehingga tidak terjadi spekulasi atau asumsi yang bukan-bukan," kata Febrie Diansyah, salah satu kuasa hukum Febrie.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Xavi Hernandez resmi ditunjuk untuk tangani timnas Belanda
• 14 jam lalu
0
thumb
Dramatis! Evakuasi Korban Gempa Kolombia yang Terjebak Reruntuhan Selama 36 Jam | SAPA MALAM
• 21 jam lalu
0
thumb
Ekosistem Mobil Listrik di Subang Mulai Produksi Besar-besaran di 2028
• 3 jam lalu
0
thumb
Rupiah Melemah ke Rp17.885 per Dolar AS Usai Laporan MSCI dan Penjualan Ritel yang Melambat pada Juni 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
Gubernur Aceh Dorong Penyempurnaan Satu Data Aceh untuk Pelayanan Publik Akurat
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.