75 Jembatan Merah Putih Polda Sumut dan Harapan yang Kembali Terhubung

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jembatan bukan sekadar bentangan beton atau besi yang menghubungkan dua sisi. Bagi warga yang selama ini terkendala akses, kehadiran jembatan bisa berarti jalan menuju sekolah yang lebih mudah, hasil pertanian yang lebih cepat dibawa ke pasar, hingga aktivitas sehari-hari yang kembali lancar.

Di Sumatera Utara (Sumut), sebanyak 75 Jembatan Merah Putih telah dibangun dan direvitalisasi oleh Polda Sumatera Utara beserta jajarannya. Jembatan itu bertujuan untuk membuka akses masyarakat yang selama ini terkendala beraktivitas.

Jembatan-jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses masyarakat di sejumlah wilayah yang sebelumnya terkendala.

Salah satunya berada di Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Jembatan sepanjang sekitar 20 meter itu menjadi penghubung akses dari Deli Serdang menuju Binjai dan Langkat.

Jembatan tersebut sebelumnya membutuhkan revitalisasi. Setelah diperkuat, kini jembatan dapat dilalui kendaraan dengan beban hingga 15 ton.

"Ini salah satu jembatan yang direvitalisasi oleh Polrestabes Medan. Panjangnya kurang lebih 20 meter dan dapat dipergunakan untuk kendaraan dengan beban kurang lebih 15 ton," ucap Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Jembatan Kutalimbaru menjadi salah satu dari 75 Jembatan Merah Putih yang dibangun dan direvitalisasi di Sumatera Utara. Peresmian jembatan dilakukan serentak secara nasional pada Kamis (13/8).

Di Sumatera Utara, peresmian dipusatkan di Jembatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual bersama Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Atas perintah Kapolri melalui arahan Presiden, kita melaksanakan peresmian Jembatan Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia. Khusus di Sumatera Utara, Polda Sumut telah merevitalisasi dan membangun sebanyak 75 jembatan," ucap Whisnu.

Bagi Whisnu, pembangunan jembatan tidak berhenti pada jumlah yang telah rampung. Masih ada wilayah lain yang membutuhkan akses penghubung agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih mudah.

"Tidak saja 75 yang kita bangun, tetapi kita akan terus membangun jembatan-jembatan lainnya dalam rangka memberikan hal terbaik bagi masyarakat, menghubungkan tempat ke tempat seperti ini," ujar Whisnu.

Semangat membuka akses tersebut tidak hanya dilakukan di Sumatera Utara. Secara nasional, Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda.

Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan empat lainnya dalam tahap perencanaan.

Jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang sekitar 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa.

Angka-angka tersebut menunjukkan luasnya akses yang hendak dibuka. Di balik setiap jembatan, terdapat masyarakat yang membutuhkan jalur penghubung untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Memberikan manfaat bagi 2 juta orang mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM hingga masyarakat umum," kata Listyo dalam konferensi virtual bersama Presiden Prabowo, Kamis (13/8).

Di Kutalimbaru, jembatan sepanjang 20 meter itu menjadi salah satu gambaran bagaimana sebuah akses dapat menghubungkan kembali wilayah yang sebelumnya terkendala. Bukan hanya dua titik yang tersambung, tetapi juga berbagai aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pasokan Minyak Global Diprediksi Turun 4,3 Juta Bph Imbas Perang Iran
• 17 jam lalu
0
thumb
20 Saham Top Gainer Perdagangan Juli 2026, Ada Dua Emiten IPO
• 13 jam lalu
0
thumb
DPR Kebut Penyusunan RUU Ketenagakerjaan, Draf Ditargetkan Rampung Awal Oktober
• 6 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Rakyat Indonesia Masih Banyak yang Miskin tapi Bisa Senyum
• 6 jam lalu
0
thumb
Dimas Aditya Tumbang Usai Syuting Film Urang Bunian, Sampai Berobat ke Malaysia
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.