DISWAY.ID – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN membuktikan keseriusannya dalam membangun jaringan gas (jargas) rumah tangga di Tanah Air, salah satunya di Kota Tangerang Selatan seperti Bintaro Jaya, Graha Raya dan Villa Melati Mas.
Di wilayah tersebut, saat ini PGN telah membangun jaringan gas sepanjang 373 km yang mengaliri sekitar 11 ribu pelanggan di 126 klaster.
Group Head, City Gas Project, PT PGN (Persero) Tbk, Lebiner Sinaga saat dimintai keterangan Rabu, 12 Agustus 2026, menyampaikan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembangunan jaringan gas bumi di seluruh Indonesia. Khusus di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang rencananya pekerjaan tersebut akan segera dimulai.
“Jargas untuk rakyat, Jargas itu tidak hanya berbicara mengenai "gas untuk memasak", tetapi juga menyangkut ketahanan energi. Dimana gas bumi yang tersedia di dalam negeri dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” tuturnya
Lebiner juga mengatakan, semakin banyak masyarakat menggunakan gas bumi dari jaringan, maka semakin besar pula peluang Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Untuk itu Ia meminta dukungan semua pihak dalam mewujudkan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
Dalam kesempatan terpisah, Project Manager City Gas 2, PT PGN (Persero) Tbk, Rudi Permadi memberi sedikit bocoran rencana daerah yang akan disasar jargas selanjutnya adalah sejumlah kluster di area Bintaro Jaya seperti Rajawali Residence, Permata, Griya Pipit, dan lainnya. Sementara di Kota Tangerang, jargas akan hadir di wilayah Cipondoh.
“Kami (PGN) akan terus membangun jargas di seluruh Indonesia, khusus di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang ada kabar bahagia yakni kami akan segera memulai pembangunan ke sejumlah lokasi di area tersebut,” katanya.
Pengembangan Jargas di kawasan Bintaro bukan muncul secara tiba-tiba melainkan hasil koordinasi yang berkelanjutan dengan berbagai pihak. Awalnya pada Oktober 2022, PGN dan PT Jaya Real Property Tbk (JRP) menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan jaringan gas rumah tangga dan pelanggan komersial, termasuk hotel, restoran dan kafe, di kawasan Bintaro Jaya dan Graha Raya.
Kemudian pada 14 Maret 2023, PGN melakukan groundbreaking pembangunan Jargas di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Proyek tersebut dirancang cukup besar, dengan total jaringan pipa sekitar 352,8 kilometer. Rinciannya terdiri dari pipa induk sepanjang sekitar 36,3 kilometer menuju Regulating System (RS) dan pipa distribusi bertekanan rendah sekitar 315,9 kilometer yang kemudian mengalirkan gas menuju pelanggan.
Pada tahap perencanaan, jaringan tersebut ditargetkan mampu melayani 35.749 sambungan rumah tangga, 203 pelanggan kecil atau UMKM, 38 pelanggan komersial dengan wilayah pembangunan mencakup Bintaro Jaya, Graha Raya dan Villa Melati Mas. Untuk merealisasikan pembangunan jaringan tersebut, PGN menggandeng anak usahanya PT PGN Solution.
Sementara itu, salah satu warga mengutarakan pengalamannya memakai jargas PGN di rumahnya di Kluster Mahagony, Bintaro Jaya. Menurutnya sejak memakai gas PGN dirinya dan keluarga tidak perlu lagi khawatir kehabisan gas saat sedang memasak.
"Manfaat Jargas, menurut saya ini program pemerintah yang sangat bagus. Sejak pakai Jargas, kita itu enggak pernah khawatir yang namanya kehabisan gas di tengah jalan. Mau masak kapan aja, semuanya aman dan ter-cover," tutur Lono Abdul Hamid saat diwawancarai Selasa, 11 Agustus 2026.
Menurutnya, jargas PGN juga sangat praktis dalam hal penggunaan, serta tekanannya stabil. Sehingga ketika akan bepergian selama berhari-hari dirinya tak perlu repot copot tabung gas. Hanya perlu memutar kran untuk menghentikan aliran gasnya.
"Soal keamanan dan kepraktisan juga jauh lebih tenang. Dulu kalau mau bepergian agak lama, kita harus lepas tabung gas. Nah, kalau pakai Jargas ini kan enak, tinggal tutup kran pengamannya kalau kita mau pergi lebih dari tiga hari. Sangat praktis, aman, dan tekanannya stabil banget," kata Lono.
“Mau pakai buat masak atau kebutuhan water heater di rumah, semuanya lancar. Selama pakai di area sini, alhamdulillah belum pernah ada masalah atau kendala aliran mati. Pasokan gasnya terjamin dan terus mengalir," tambahnya.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)