TNI targetkan bangun 11.000 fasilitas publik tahun 2026

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menargetkan pembangunan 11.000 fasilitas publik, terdiri atas 5.000 jembatan serta 6.000 titik sarana air bersih di seluruh wilayah sepanjang tahun ini melalui skema akselerasi.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat peresmian pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih dari wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis mengungkapkan program infrastruktur yang dikerjakan TNI terus dikebut di berbagai wilayah Indonesia.

"Hingga saat ini 2.500 jembatan telah dikerjakan. Pembangunan tersebar di sejumlah titik. Setiap hari sekarang ada yang bisa selesai, kadang bisa 50 sampai 100 titik karena waktu memulai pekerjaannya berbeda-beda," katanya.

Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur jembatan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. TNI juga memanfaatkan informasi dari berbagai pihak, termasuk pemberitaan media untuk menemukan wilayah yang membutuhkan akses jembatan.

"Kami mengumpulkan semua dari media. Ada yang terlihat menyeberang dengan sulit karena tidak ada jembatan, kami langsung survei dan langsung kerjakan," ujarnya.

Kondisi Ruas Jembatan Kali Cilodong di Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, usai dibangun dan diresmikan pada Kamis (13/8/2026).ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. Pihaknya optimistis mampu menuntaskan pembangunan sedikitnya 5.000 titik jembatan hingga akhir tahun ini berbekal pengalaman menghadapi berbagai kendala di lapangan.

"Target kami untuk jembatan di akhir tahun bisa 5.000, minimal 5.000 selesai. Saya lebih optimis sekarang karena sudah tahu bagaimana kendala-kendala perencanaan," katanya.

Dia mencontohkan pembangunan jembatan pada sejumlah daerah yang membutuhkan penanganan khusus seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang harus mengerahkan armada kapal laut karena keterbatasan peralatan di lokasi. Sebanyak dua unit kapal dikerahkan untuk membantu pembangunan empat titik jembatan di wilayah Kupang.

Baca juga: Prabowo apresiasi TNI-Polri bangun 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air

Kondisi serupa terjadi di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kontur geografis wilayah yang berada di kawasan rawa memerlukan konstruksi beton kuat serta alat angkut material khusus menggunakan armada ponton atau kapal tongkang.

3.000 titik air

Selain pembangunan infrastruktur jembatan, Maruli juga menyampaikan perkembangan program penyediaan air bersih yang terus diperbarui guna meningkatkan intensitas volume pembangunan dalam setiap tahunnya.

Jika sebelumnya TNI hanya mampu membangun sekitar 1.000 titik sumur bor dalam setahun, dukungan pemerintah pusat membuat program tersebut kini berjalan jauh lebih cepat. Terhitung sejak Januari-Agustus 2026, sebanyak 3.232 fasilitas dibangun dengan 3.000 titik di antaranya berstatus tuntas dibangun.

Peresmian titik air ke-3.000 dilakukan di Pulau Raas. Dirinya menyebut program tersebut akan terus dilanjutkan dengan target hingga 6.000 titik sarana air bersih karena kebutuhan air bersih masih tinggi di berbagai daerah.

Baca juga: TNI bangun jembatan bailey hingga jembatan gantung di Gayo Lues, Aceh

Maruli menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan pembangunan fasilitas ini. Budaya gotong royong menjadi salah satu faktor penting yang membuat berbagai program TNI dapat berjalan secara lebih optimal.

"Gotong royong karena masyarakat juga merasa memiliki. Saya lihat responnya, gotong royong masyarakat itu di seluruh Indonesia luar biasa," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan jembatan penghubung antar desa. Pimpinan Pondok Pesantren Al-Abadiyah Cibarusah KH. Ahmad Soleh meminta pembangunan Jembatan Cikolawing penghubung Desa Wibawamulya dengan Sirnajati.

Ia mengatakan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Cibarusah. Bahkan, lokasi tersebut disebut telah beberapa kali disurvei, namun hingga kini belum terealisasi.

"Kami mohon untuk pembangunan Jembatan Cikolawing karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat Cibarusah sebagai akses penghubung Desa Wibawamulya dengan Desa Sirnajati. Ini sangat dibutuhkan sekali, Pak," ujarnya yang langsung direspon Maruli dengan memastikan pembangunan tahun ini.

Baca juga: TNI AU, sang penjaga udara yang sukses bangun ladang tebu nasional

Baca juga: TNI AD tingkatkan konektivitas antarwilayah dengan bangun jembatan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Women’s League Resmi Bergulir, Enam Klub Buka Musim Perdana
• 19 jam lalu
0
thumb
PSIM Yogyakarta promosikan kiper muda Athaullah Daib
• 16 jam lalu
0
thumb
Laporan Lapangan: Topan Dolphin Hantam Shanghai; Dunia Usaha Alami Kerugian Besar
• 6 jam lalu
0
thumb
Mantan Suami Beri Nafkah Anak Rp4 Juta Sebulan, Dilan Janiyar Sebut Biaya Pendidikan Jauh Lebih Besar
• 6 jam lalu
0
thumb
Raymond/Nikolaus Ingin Buktikan Diri di Kejuaraan Dunia 2026, meski Tak Dibebani Target
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.