Jejak Narkoba di Kampung Bahari, dari Apotek Khusus Sampai Uang Miliaran

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Peredaran narkoba di Jakarta, khususnya di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tak kunjung mereda. Berbagai upaya terus dilakukan aparat untuk memutus mata rantai peredaran dan jual beli barang haram tersebut.

Teranyar, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggerebek jaringan gembong narkoba di Kampung Bahari. Dalam operasi tersebut, petugas mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis jaringan narkoba.

Advertisement

BACA JUGA: Sosok Bos Gendut, Bos Narkoba Kampung Bahari Punya Aset Rp 39 M

Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, mengatakan penggerebekan bermula dari penangkapan seorang buronan pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.09 WIB.

Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan pengintaian di sejumlah titik. Buronan tersebut kemudian diikuti petugas dari Kampung Bahari hingga kawasan Mangga Besar.

"Operasi terhadap gembong narkoba yang sudah kita tangkap tadi malam sekitar pukul 20.09 WIB, yang kita ikuti mulai dari Kampung Bahari, keluar menuju Mangga Besar," kata Roy, Kamis (13/8/2026).

Buronan tersebut berkaitan dengan kasus narkoba yang diungkap pada 7 November 2025. Dalam kasus itu, tersangka berinisial MR alias Bos Gendut diduga terlibat dalam kepemilikan 98 kilogram sabu.

Setelah menangkap MR di sebuah salon kecantikan, BNN kemudian melakukan pengembangan. Dari pengembangan tersebut, petugas menemukan uang tunai yang diduga milik MR sebesar Rp 1,277 miliar serta aset lain yang ditaksir mencapai Rp 39,95 miliar.

Ada 'Apotek' Khusus Narkoba

Aktivitas peredaran narkoba di Kampung Bahari bukan hal baru. Pada 2024, polisi bahkan menemukan sebuah bangunan bedeng yang disebut sebagai "apotek" saat melakukan penggerebekan di kawasan tersebut.

Namun, bangunan itu bukan apotek pada umumnya. Tempat tersebut diduga digunakan para pengguna untuk mengonsumsi narkoba.

Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap. Di dalamnya terdapat kasur lipat, pendingin udara (AC), hingga kamera CCTV.

Temuan tersebut menambah panjang catatan penggerebekan narkoba di Kampung Bahari. Berikut sederet penindakan aparat di kawasan tersebut:

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polresta Sidoarjo Borong Dua Penghargaan Inovasi Ketahanan Pangan dan Tata Kelola SPPG
• 11 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Fakta Baru di Balik Aksi Geruduk Rumah MC The Sounds Project, Kasus Dugaan Penistaan Agama
• 4 menit lalu
0
thumb
Apa Arti HUT? Ini Penjelasan dan Cara Menulisnya-Jadi Lebih Paham
• 2 jam lalu
0
thumb
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
• 5 jam lalu
0
thumb
Patuhi Aturan Larangan Media Sosial, Meta Tutup 462.000 Akun Milik Remaja di Australia
• 25 menit lalu
0
Berhasil disimpan.