Ekonomi Inggris 2027 terancam stagnan jika Selat Hormuz tetap tertutup

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Pertumbuhan ekonomi Inggris pada 2027 berpotensi hanya mencapai 0,3 persen dari PDB jika Selat Hormuz tetap tertutup bagi jalur pelayaran hingga akhir 2026, demikian dilaporkan Bloomberg berdasarkan simulasi pemodelan internal Kementerian Keuangan Inggris (HMT).

Dalam skenario terburuk kementerian tersebut - di mana Amerika Serikat dan Iran gagal mencapai kesepakatan damai sehingga Selat Hormuz ditutup total hingga akhir 2026 - pertumbuhan PDB Inggris pada 2026 diproyeksikan tertahan di angka 0,9 persen, lebih rendah dari perkiraan Maret sebesar 1,1 persen.

Laporan yang dirilis pada Rabu itu menambahkan bahwa dalam skenario tersebut, inflasi konsumen di Inggris diperkirakan melonjak dan mencapai puncaknya pada kuartal pertama 2027 di level 4,3 persen, yang akan semakin menekan biaya hidup masyarakat.

Pada awal Agustus, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembatalan serangan terhadap Iran menyusul menguatnya prospek kesepakatan damai, yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz serta pembatasan program nuklir.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pihaknya bersama Oman telah menyepakati rincian geografis terkait jalur navigasi kapal yang akan melintasi selat strategis tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Inggris terancam resesi jika Selat Hormuz terus tutup sampai 2027

Baca juga: IEA: Krisis Hormuz akan ubah peta energi dunia


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan Kematian Sutrimo: Sempat Dikawal 2 Pria Misterius
• 18 jam lalu
0
thumb
KPK Geledah Kanwil Pajak Surakarta & Rumah Pemeriksa Pajak: Sita 1,3 Kg Emas
• 2 jam lalu
0
thumb
Saham EKAD Sentuh ARA 2 Hari Beruntun di Tengah Kabar Akuisisi Youyi Group
• 7 jam lalu
0
thumb
Gandeng Kemendag, Shopee Luncurkan Program Akselerasi Produk Lokal
• 5 jam lalu
0
thumb
JYP Entertainment Umumkan Gunil Resmi Hengkang dari Xdinary Heroes
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.