Soal Sayembara Ijazah Gibran, Ketua Umum Gen Z Ajak Sikapi dengan Kepala Dingin

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Gen Z Arwin Welhalmina menanggapi sayembara berhadiah Rp 100 juta yang digagas eks Wamenkumham Denny Indrayana terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Arwin mengajak semua pihak menyikapi polemik ini secara baik dan tidak berlarut-larut menyeret opini publik ke arah yang kontraproduktif.

BACA JUGA: Gibran Merespons Kabinet Bayangan, Begini Kalimatnya

"Kami memahami kritik dan pengawasan terhadap pejabat publik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Tapi kami berharap setiap pihak juga menjaga cara penyampaiannya, supaya publik tidak terus-menerus terpolarisasi oleh isu yang sama," ucap Arwin.

Arwin menilai sayembara yang digagas Denny Indrayana menarik perhatian publik, tetapi dia berharap ke depannya persoalan semacam itu dapat diselesaikan melalui jalur yang lebih formal.

BACA JUGA: Fernando Emas: Kunjungan Wapres Gibran Memperkokoh Pemerintahan Prabowo

"Kalau ada dugaan yang perlu dijawab terkait syarat administratif seorang pejabat publik, tentu lebih baik disalurkan lewat mekanisme resmi atau lembaga yang berwenang,” kata dia.

Menurut dia, generasi muda saat ini berharap perbedaan pandangan politik tidak selalu dibawa ke ranah personal, apalagi menyentuh tokoh nasional.

BACA JUGA: Boni Hargens Sebut Pernyataan Kapolri Bukti Polri Perkuat Pemerintah Prabowo-Gibran

Isu-isu semacam itu dinilai sebaiknya tidak terus dibesarkan tanpa kejelasan, karena berpotensi menimbulkan kelelahan informasi di tengah masyarakat.

"Kami sebagai generasi muda berharap ruang publik diisi dengan diskusi yang membangun. Kalau ada bukti, sampaikan secara terbuka dan melalui jalur yang tepat,” tuturnya.

Arwin juga menyampaikan harapannya agar setiap pihak, termasuk Denny Indrayana, tetap menjaga komunikasi publik yang konstruktif di tengah dinamika politik yang berkembang.

"Kami menghargai semangat kritis Pak Denny sebagai akademisi, tetapi kami juga berharap ke depan diskusinya bisa lebih diarahkan ke substansi dan mekanisme yang jelas,” tambah Arwin. (dit/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya
• 7 jam lalu
0
thumb
Lodewyk eks Wakil Kepala BGN Minta Status Tersangka Korupsi MBG Dicabut
• 17 jam lalu
0
thumb
Kepergok Korban, Pelaku Curanmor di Gresik Terjatuh dan Diamankan Warga
• 21 jam lalu
0
thumb
Ivan Gunawan Ogah Ikut Campur Masalah Ruben Onsu dan Sarwendah: Bukan Urusan Saya!
• 8 jam lalu
0
thumb
Momen Prabowo Beri Hormat dan Salam Jokowi di Sidang Tahunan, Dibalas Jempol
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.