Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar, Langkah Baru Kurangi Limbah

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif menjadi solusi mengatasi permasalahan perkotaan yang saat ini belum terselesaikan, teknologi tersebut pun kini telah hadir sehingga siap diaplikasikan.

Teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif diperkenalkan PT Asiana Technologies. Perusahaan tersebut memperkenalkan konsep waste-to-fuel yang mengolah sampah perkotaan maupun sampah dari tempat pemrosesan akhir (TPA) menjadi Refuse Derived Fuel (RDF).

Advertisement

BACA JUGA: Hari Gajah Sedunia, Tantangan Upaya Menjaga Populasi

CEO sekaligus Inventor Asiana Technologies Poltak Sitinjak mengatakan, teknologi tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik sampah di Indonesia yang memiliki kadar air relatif tinggi.

RDF yang dihasilkan memiliki nilai kalor lebih dari 3.500 kilokalori per kilogram dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk industri tertentu.

“Alternative fuel yang bersumber dari solid waste, baik sampah industri, sampah organik maupun sampah perkotaan, setelah kita konversi dapat menjadi energi baru terbarukan yang kita sebut solid fuel,” ujar Poltak, dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Bisa Jadi Pendamping Batu Bara

Poltak menjelaskan bahan bakar hasil pengolahan sampah dapat digunakan sebagai bahan bakar pendamping batu bara atau cofiring pada fasilitas industri.

Pemanfaatannya tidak harus langsung menggantikan batu bara secara keseluruhan. Penggunaan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan teknologi yang dimiliki pengguna.

Menurut Poltak, sampah perkotaan di Indonesia umumnya bercampur dan memiliki kandungan air tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi.

Karena itu, sampah perlu diolah terlebih dahulu, termasuk mengurangi kadar air, sebelum material yang memenuhi spesifikasi digunakan sebagai bahan bakar.

“Karena kandungan air di sampah-sampah kita di Indonesia itu tinggi. Jadi kami mengusulkan sampah diolah dulu, setelah menjadi bahan bakar baru digunakan di pembangkit atau pabrik yang menggunakan batu bara,” katanya.

 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perkuat Ketahanan Pangan, Petrokimia Gresik Buat Inovasi Pemulihan Tanah
• 20 jam lalu
0
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Kamis 13 Agustus 2026, EKAD Masih Urutan Pertama
• 24 menit lalu
0
thumb
45 Link Twibbon Hari Pramuka 2026 Terbaru dan Ucapannya
• 54 menit lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Potensi Penerapan Pasal pada Kasus Konser Musik Ancol Soal Challenge Baca Surah Al-Quran Berhadiah Miras
• 23 jam lalu
0
thumb
Teror Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, Mangsa Ternak Warga
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.