Balai Karantina Sulsel Kawal Ekspor 17,5 Ton Ikan ke Amerika Serikat

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) memastikan 17,5 ton produk perikanan asal Sulawesi Selatan memenuhi persyaratan karantina sebelum diekspor ke Amerika Serikat. Pengawasan dilakukan saat proses pemuatan atau stuffing komoditas di Pattene Business Park, Kabupaten Maros.

Produk perikanan yang diekspor berupa frozen demersal fish atau ikan demersal beku yang terdiri atas ikan kakap, kerapu, dan kurisi. Seluruh komoditas dikemas dalam satu kontainer berpendingin untuk kemudian dikirim menuju Miami, Florida, Amerika Serikat.

Dalam proses pemuatan, petugas Karantina Sulawesi Selatan melakukan pemeriksaan fisik terhadap komoditas serta memverifikasi kesesuaian dokumen ekspor. Petugas juga memastikan kondisi dan suhu kontainer sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan dinyatakan memenuhi ketentuan, petugas memasang segel karantina pada kontainer sebelum diberangkatkan menuju negara tujuan.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan produk perikanan yang diekspor memenuhi persyaratan negara tujuan.

Menurutnya, proses tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas dan keamanan komoditas perikanan asal Indonesia.

“Setiap komoditas yang akan diekspor harus dipastikan memenuhi persyaratan karantina dan negara tujuan. Pengawasan mulai dari pemeriksaan hingga proses pemuatan menjadi bagian penting untuk memastikan produk yang dikirim aman, terjamin mutunya, dan dapat diterima di negara tujuan,” ujar Sitti.

Ia menambahkan, kelancaran ekspor produk perikanan perlu didukung konsistensi pelaku usaha dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Kepatuhan tersebut penting untuk mempertahankan akses pasar sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk perikanan Sulawesi Selatan.

“Karantina Sulawesi Selatan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada pelaku usaha agar komoditas unggulan daerah semakin kompetitif di pasar internasional. Semakin terjaga kepatuhan dan kualitas produk kita, semakin besar pula peluang untuk mempertahankan dan memperluas pasar ekspor,” tambahnya.

Ekspor ikan kakap, kerapu, dan kurisi tersebut menunjukkan potensi produk perikanan Sulawesi Selatan menembus pasar Amerika Serikat.

Melalui pengawasan karantina yang dilakukan secara konsisten, keamanan dan kelayakan komoditas dijaga sejak pemeriksaan hingga proses pemuatan. Langkah tersebut diharapkan mendukung kelancaran ekspor sekaligus mempertahankan kepercayaan negara tujuan terhadap produk perikanan Indonesia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Petugas Damkar Jakarta Adu Ketangkasan dalam Firefighter Challenge 2026
• 15 jam lalu
0
thumb
Komnas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM dalam Operasi Keamanan di Kembru yang Tewaskan 12 Warga
• 7 jam lalu
0
thumb
Sayangkan Video CCTV Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Dibeberkan ke Publik, Nanda Persada Pertanyakan Tujuannya: Buat Apa?
• 21 jam lalu
0
thumb
Karhutla Bromo, Pemerintah Buka Opsi Liburkan Sekolah di Daerah Terdampak
• 16 jam lalu
0
thumb
Marc Klok antusias jalani latihan bersama Persib Bandung
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.