Pramono Izinkan Wartawan Liput TPS Ilegal, Siap Beri Pengawalan

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan wartawan tetap diperbolehkan meliput tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan setelah sejumlah awak media mengaku mendapat intimidasi saat meliput TPS ilegal di Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara.

Advertisement

Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta siap memberikan pendampingan kepada wartawan yang melakukan peliputan di lokasi tersebut. Pendampingan dapat melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun aparat penegak hukum.

"Nanti kalau memang mau ke sana perlu didampingin sama Satpol PP atau aparat penegak hukum, kami akan lakukan pendampingan," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Menurut Pramono, peliputan media diperlukan untuk memastikan pembenahan pengelolaan sampah di Jakarta berlangsung secara terbuka. Dia mengaku mengikuti pemberitaan mengenai kondisi di lapangan, termasuk melalui tayangan televisi.

"Kebetulan saya nonton," ujarnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Siswi SMA tertemper KRL, KPPPA koordinasi UPTD PPA - Polres Tangsel
• 21 jam lalu
0
thumb
Tanggapi Surat Terbuka Tim Hukum Jokowi ke MA, Refly Harun: Itu Pikiran Konyol
• 15 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,675 Juta dan UBS Rp2,73 Juta per Gram
• 22 jam lalu
0
thumb
Saham ARTO, BUKA, RATU Cs Jatuh usai Didepak dari MSCI Small Cap
• 1 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp 20 Ribu Jadi Rp 2,7 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,67 Juta
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.