BRNA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 543,95 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp685 per saham.
IDXChannel - PT Berlina Tbk (BRNA) akan melakukan penambahan modal melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III atau rights issue dengan nilai emisi sebesar Rp372,61 miliar.
Dalam aksi korporasi tersebut, BRNA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 543,95 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp685 per saham.
Berdasarkan prospektus perseroan, Rabu (12/8/2026) HMETD akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 5 Oktober 2026 sebagai recording date.
Dalam rights issue ini, PT Dwi Satrya Utama (DSU) sebagai pemegang 54,57 persen saham BRNA akan melaksanakan HMETD miliknya melalui mekanisme kompensasi atau set-off atas pokok utang perseroan kepada DSU.
Dengan mekanisme tersebut, kewajiban utang BRNA kepada DSU akan dikonversi menjadi penyertaan modal dalam perseroan.
Selain menggunakan HMETD miliknya, DSU juga akan melaksanakan HMETD yang diperoleh dari pengalihan seluruh HMETD milik Lisjanto Tjiptobiantoro dan PT Niaga Karya Tunggal. Pelaksanaan HMETD tersebut juga dilakukan dengan mekanisme set-off pada harga Rp685 per saham.
Nilai pokok utang BRNA kepada DSU yang dapat dikonversi menjadi saham dalam PMHMETD III mencapai maksimal Rp264,38 miliar.
DSU juga bertindak sebagai Pembeli Siaga dalam aksi korporasi tersebut. Di mana DSU dapat mengambil sebanyak-banyaknya 43,07 juta saham atau senilai Rp29,50 miliar.
Jumlah saham yang diambil bagian DSU, baik melalui pelaksanaan HMETD maupun sebagai Pembeli Siaga, akan bergantung pada jumlah pokok utang BRNA kepada DSU yang dapat dikompensasikan menjadi setoran modal.
Sementara itu, pemegang saham BRNA selain DSU akan melaksanakan HMETD melalui penyetoran dana secara tunai sesuai harga pelaksanaan.
Bersamaan dengan rights issue jilid III, BRNA juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 181,32 juta Waran Seri I. Jumlah tersebut setara dengan maksimal 18,52 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah pelaksanaan rights issue.
Harga pelaksanaan waran ditetapkan sebesar Rp800 per saham sehingga BRNA berpotensi memperoleh tambahan dana maksimal Rp145,05 miliar. Periode pelaksanaan Waran Seri I berlangsung mulai 7 April 2027 hingga 8 Oktober 2029.
Dengan demikian, selain dana maksimal Rp372,61 miliar dari PMHMETD III, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana hingga Rp145,05 miliar dari pelaksanaan Waran Seri I.
Apabila setelah pelaksanaan HMETD, pemesanan saham tambahan, dan kewajiban DSU sebagai Pembeli Siaga masih terdapat saham yang tidak diambil bagian, saham tersebut tidak akan dikeluarkan dari portepel perseroan.
(DESI ANGRIANI)






Komentar (0)