Siang Berubah Gelap: Warga Eropa Antusias Saksikan Gerhana Matahari Total

kumparan.com
58 menit lalu
Cover Berita

Langit siang di Spanyol berubah gelap saat gerhana matahari total melintas pada Rabu (12/8). Warga pun berbondong-bondong menyaksikan fenomena langka tersebut.

Dilansir AFP, gerhana matahari total ini menjadi yang pertama terlihat di daratan Spanyol sejak lebih dari satu abad terakhir. Saat bulan sepenuhnya menutupi matahari, sorak-sorai kerumunan terdengar dari mereka yang telah menunggu di sejumlah lokasi.

“Ini pemandangan yang tidak pernah saya bayangkan akan saya lihat,” kata Isabel Troyano, 56 tahun, warga yang menyaksikan gerhana bersama putranya di Tarragona, pesisir Mediterania Spanyol.

“Saya sampai merinding,” tambahnya.

Bayangan bulan bergerak dari Greenland menuju Islandia sebelum melintasi Samudra Atlantik dan mencapai Spanyol bagian utara.

Di Reykjavik, ibu kota Islandia, gerhana matahari total terakhir kali terlihat pada 1433. Gerhana serupa baru akan kembali terjadi di kota tersebut pada 2196.

Sementara di Spanyol, jalur bayangan bulan membentang secara diagonal dari pesisir utara hingga Kepulauan Balearic.

Di puncak Pic du Midi, Pegunungan Pyrenees, Prancis, awan tebal terbelah beberapa menit sebelum gerhana terjadi, sehingga para pengunjung dapat menyaksikan fenomena tersebut.

Gerhana juga menarik kerumunan di London, Paris, dan berbagai wilayah di benua Eropa.

Warga dan wisatawan berkumpul di sejumlah pantai untuk menyaksikannya. Sebagian dari mereka bahkan mengenakan pakaian renang sembari menggunakan kacamata khusus untuk melihat gerhana.

Gerhana sebagian juga dapat diamati di berbagai wilayah Eropa, Kanada, Amerika Serikat bagian utara, hingga Afrika barat laut.

Berlangsung Hanya Beberapa Menit

Gerhana matahari total hanya berlangsung singkat. Bayangan bulan bergerak melintasi permukaan bumi dengan kecepatan sekitar 3.430 kilometer per jam.

Saat gerhana total terjadi, suhu di wilayah yang dilalui bayangan bulan dapat menurun. Suasana pun berubah seperti senja, sementara sejumlah hewan merespons perubahan cahaya dengan mulai beristirahat.

Fenomena tersebut juga disiarkan secara langsung oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA). Bagi para ilmuwan, gerhana menjadi kesempatan untuk mempelajari atmosfer matahari, termasuk lapisan terluarnya. Pengamatan itu diharapkan membantu penelitian mengenai angin matahari dan medan magnet bintang tersebut.

450 Ribu Turis Diprediksi Datang ke Spanyol

Antusiasme terhadap gerhana sudah terasa di Spanyol sejak sebelum fenomena berlangsung. Pemerintah Spanyol memperkirakan hampir 450 ribu wisatawan tambahan datang untuk menyaksikan gerhana.

Kehadiran wisatawan tersebut diperkirakan memberikan tambahan sekitar 347 juta euro atau sekitar Rp 6,6 triliun bagi perekonomian.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan kegiatan berjalan aman, hampir 25 ribu polisi dikerahkan.

Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung lancar.

Gerhana matahari total berikutnya akan melintasi Spanyol bagian selatan dan Afrika utara pada Agustus 2027.

Sementara itu, gerhana matahari cincin dijadwalkan melintasi Semenanjung Iberia pada 2028. Fenomena ini terjadi ketika Bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh permukaan Matahari sehingga menyisakan bentuk seperti “cincin api”.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Pramono: Tak Ada Maaf, Harus Diproses Hukum!
• 9 jam lalu
0
thumb
Kemenhub Tangani Kebakaran KMP Putri Yasmin, Evakuasi Penumpang Berlangsung Sigap
• 20 jam lalu
0
thumb
Prediksi PSG vs Aston Villa: Head to Head, Susunan Pemain dan Perkiraan Skor
• 13 jam lalu
0
thumb
Perdana, Jet Tempur Rafale Demo Udara HUT Ke-81 RI di Langit Jakarta
• 15 jam lalu
0
thumb
Xavi Hernandez Resmi Latih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030: Era Baru Sepak Bola Dimulai
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.