JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengusulkan empat nama pejabat Bank Indonesia (BI) ke DPR melalui Surat Presiden (Surpres).
Mereka adalah Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti (diusulkan menjadi Gubernur BI), Deputi Gubernur BI Aida S Budiman (diusulkan menjadi Deputi Gubernur Senior BI), Asisten Gubernur BI Solikin M Juhro (diusulkan menjadi Deputi Gubernur BI), dan Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Anwar Bashori (diusulkan menjadi Deputi Gubernur BI).
"Ya alhamdulillah kemarin Pak Mensesneg sudah mengirimkan surat kepada pimpinan DPR. Jadi, suratnya itu mengusulkan, satu, nama terkait dengan calon Gubernur Bank Indonesia yaitu Ibu Destry Damayanti," ujar Ketua DPR Puan Maharani, dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
"Dan satu calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yaitu Ibu Aida S Budiman, dan dua nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, yaitu, satu, Bapak Solikin M Juhro dan yang kedua adalah Bapak M Anwar Bashori," sambung Puan.
Baca juga: Puan: Prabowo Usulkan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI
Puan mengatakan, keempat calon tersebut akan diproses DPR sesuai mekanisme yang ada.
Dia menyebut, DPR akan memilih dan menyetujui mereka yang memenuhi syarat, untuk kemudian dilantik Presiden Prabowo.
"Karena pembukaan masa sidangnya masih tanggal 14 Agustus, setelah itu akan kami proses nama-nama tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR," kata Puan.
Sementara itu, Puan menegaskan bahwa fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan keempat calon tersebut akan dilakukan pekan depan.
Baca juga: Istana Ungkap Alasan Prabowo Usulkan Destry Jadi Gubernur BI Definitif
"Iya, minggu depan akan segera diproses mekanisme yang ada di DPR," imbuh dia.
Diketahui, Gubernur BI Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya pada 26 Juli 2026 lalu.
Posisi kosong Gubernur BI pun diisi oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)