Bulog Banyumas sebut stok beras Cilacap lebih dari 37 ribu ton

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Purwokerto (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas menyebut stok beras di empat kompleks pergudangan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mencapai lebih dari 37 ribu ton dan dipastikan aman menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Hari ini kami mendapat kunjungan khusus dari Dandim 0703/Cilacap Letkol Infanteri Aryudha Sakti di Kompleks Pergudangan Klapagada. Beliau melihat langsung hasil serapan panen petani yang tersimpan di gudang Bulog," kata Pemimpin Perum Bulog Kancab Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu malam.

Ia mengatakan kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan ketersediaan stok beras dalam menghadapi kebutuhan masyarakat menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut dia, stok beras yang dikuasai Kompleks Pergudangan Klapagada mencapai kisaran 8.000 ton atau melebihi kapasitas gudang milik Bulog yang sekitar 7.000 ton.

"Kurang lebih terdapat stok beras sejumlah 8.000 ton yang dikuasai Kompleks Pergudangan Klapagada, melebihi kapasitas yang dimiliki Bulog yang hanya 7.000 ton, termasuk tiga gudang filial milik swasta yang disewa atau pinjam pakai untuk menyimpan stok tersebut," katanya menegaskan.

Baca juga: Bulog pastikan stok beras di Jateng aman hingga akhir 2026

Baca juga: Pj Gubernur Jateng minta stok beras cadangan disiapkan

Menurut dia, stok di Kompleks Pergudangan Klapagada terdiri atas beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram yang siap disalurkan ke pasar serta didistribusikan oleh Kodim/0703 Cilacap melalui jajaran Koramil.

Selain itu, kata dia, tersedia pula beras kemasan 10 kilogram untuk penyaluran bantuan pangan serta beras kemasan 50 kilogram hasil pengolahan gabah kering panen dari petani sekitar.

“Pemerintah bersama Bulog, TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus berkolaborasi dalam penyaluran beras SPHP untuk menjaga stabilisasi harga beras di pasar.

Ia mengatakan beras SPHP ditetapkan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 untuk kemasan 5 kilogram.

Sementara itu, bantuan pangan diberikan kepada penerima bantuan pangan (PBP) sebanyak tiga alokasi atau total 30 kilogram beras.

"Secara umum terdapat empat kompleks pergudangan milik Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas di Kabupaten Cilacap dengan jumlah stok beras lebih dari 37 ribu ton dan akan terus bertambah sesuai dengan pengadaan yang masuk," katanya.

Ia mengharapkan ketersediaan stok tersebut mampu menjaga pasokan beras di pasar sekaligus mendukung stabilitas harga menjelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

"Menjelang HUT Ke-81 RI, Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas bersama Kodim/0703 Cilacap memastikan stok beras melimpah, ketersediaannya cukup di pasar, dan harganya stabil sehingga masyarakat dapat merayakan HUT RI Ke-81 dengan meriah," kata Prawoko.

Baca juga: Mentan lapor Prabowo cadangan beras nasional cukup hingga 10 bulan

Baca juga: Kementan optimistis stok beras aman hadapi El Nino


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kandang Ternak di Gresik Terbakar, 1 Sapi dan 6 Kambing Hangus
• 10 jam lalu
0
thumb
Jia CURATED 2026 Angkat Kolaborasi Kreator Lintas Negara lewat Nature Weave
• 9 jam lalu
0
thumb
4 Penyidik Malaysia Tiba di Jakarta, Bakal Periksa Pilot Bawa Narkoba
• 15 jam lalu
0
thumb
Bocoran Ordal Ungkap Kondisi Kerja Bak Neraka di Raksasa Teknologi
• 23 menit lalu
0
thumb
TNI AD Minta Maaf atas Kecelakaan yang Tewaskan Aiptu Asep di Bandung
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.