Tim Forensik Dalami Informasi Mulut dan Hidung Sutrimo Berbuih saat Meninggal

kompas.tv
17 jam lalu
Cover Berita
Garis polisi dan tenda terpasang di area makam Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). Tim dokter forensik mendalami informasi yang menyebut Sutrimo meninggal dalam kondisi mulut dan hidung berbuih. (Sumber: KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim dokter forensik mendalami informasi yang menyebut Sutrimo meninggal dunia dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan buih.

Kematian Sutrimo menarik perhatian publik karena dia disebut bekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang kini tengah terjerat kasus dugaan korupsi.

Ketua Tim Dokter Forensik Prof. Yudi menyebut sejatinya buih pada hidung dan mulut Sutrimo sudah tidak terlihat lagi saat dilakukan proses ekshumasi pada Rabu (12/8/2026).

"Memang informasi yang kami terima, jenazah Sutrimo ini mengeluarkan buih dari hidung dan mulutnya pada saat dia meninggal," kata Yudi dalam konferensi pers, Rabu.

"Namun pada waktu kami ekshumasi tadi, sudah tidak ada," lanjutnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum: Keluarga Sutrimo Sudah Diberi Tahu Ekshumasi Tak Jamin Ungkap Penyebab Kematian

Kendati jejak fisik buih telah hilang, dia menuturkan, tim forensik tetap melakukan pengambilan sampel dengan metode swab (usap) untuk mendalami apakah sempat terdapat buih di tubuh Sutrimo saat meninggal dunia.

"Kami mencoba melakukan tadi, pemisahan laboratorium mengambil dengan cara men-swab apakah di situ masih ada sisa-sisa dari yang terkandung dari ini," jelasnya.

"Kita tunggu dari hasil laboratorium tersebut, apakah itu dari toksikologi ataupun dari pemeriksaan DNA-nya ataupun dari pemeriksaan histopatologinya," imbuh Yudi.

Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di depan sebuah klinik di Jakarta Selatan pada 23 Juli 2026. Dia kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Taman Puring. Pihak rumah sakit menyatakan Sutrimo sudah meninggal dunia saat tiba.

Polda Metro Jaya bersama tim dokter forensik kemudian melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026), guna mengetahui penyebab kematiannya.

Yudi mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan visual terhadap jenazah Sutrimo, tidak ditemukan bekas luka akibat benda tumpul maupun tajam. 

Baca Juga: Ekshumasi Sutrimo Rampung, Dokter Forensik Sebut Pemeriksaan Sampel Butuh Waktu 2-3 Minggu

"Dari hasil pemeriksaan luar dan dalam, secara visual kami tidak mendapatkan tanda-tanda luka yang di mana diakibatkan oleh karena kekerasan tumpul maupun kekerasan tajam," kata Yudi.

Sebab itu, pihaknya pun melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab kematian Sutrimo.

 

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kematian sutrimo
  • jenazah sutrimo
  • sutrimo
  • ekshumasi sutrimo
  • mulut dan hidung sutrimo berbuih
  • febrie adriansyah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ferran Torres Mangkir Latihan di Barcelona, PSG Segera Capai Kesepakatan
• 8 jam lalu
0
thumb
Tri Tito Karnavian Dorong Transformasi Posyandu untuk Perkuat Pelayanan Enam Bidang SPM
• 18 jam lalu
0
thumb
Maruli Sebut Pembangunan Jembatan di OKI Jadi yang Tersulit, Material Diangkut Pakai Tongkang
• 2 jam lalu
0
thumb
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Ungkap Pemerintah Mulai Uji Coba Pembatasan Pertalite
• 20 jam lalu
0
thumb
Menilik Penurunan Kredibilitas Media
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.