Perkuat Strategi Taruna Merah Putih, PDI Perjuangan Rangkul Generasi Muda Menuju 2029

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan memperkuat strategi untuk mendekati generasi muda menjelang Pemilu 2029 melalui organisasi sayap partai, Taruna Merah Putih (TMP).

Pendekatan tersebut diarahkan untuk membangun kedekatan, memberikan pendidikan politik, sekaligus mendorong keterlibatan anak muda dalam kegiatan kemasyarakatan.

BACA JUGA: Istana Kirimkan Undangan Upacara Kemerdekaan RI ke Eks Presiden-Wapres Termasuk Megawati

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya peran TMP sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengenal politik secara lebih terbuka.

Pesan tersebut disampaikan saat melantik pengurus DPP TMP masa bakti 2025-2030 di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

BACA JUGA: Wa Ode PDIP Dukung Penuh Pemberntasan Tramadol di Tanah Abang

“Jadilah ruang terbuka bagi generasi muda Indonesia untuk melakukan pendidikan politik, membangun semangat juang, dan melakukan kerja-kerja nyata di tengah rakyat,” ujar Megawati.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI-P Diah Pikatan OP Haprani atau Mbak Pinka dipercaya menjadi Ketua TMP periode 2025-2030.

BACA JUGA: PDIP Peringati Hari ASI Internasional, Hasto: Ini Bentuk Autokritik Watak Kekuasaan Tingkat Elite

Pinka mengatakan TMP akan membawa semangat “Politik Menjadi Asyik” untuk mengubah cara generasi muda memandang politik. Menurutnya, pendekatan yang lebih terbuka dan nyaman diperlukan untuk menarik minat anak muda yang selama ini masih memiliki persepsi negatif terhadap politik.

“Anak muda sekarang sudah jadi wajahnya Indonesia. Pada 2029 nanti, lebih dari separuh pemilih itu anak muda. Oleh karena itu, semangat kerja kita ke depan cuma satu: Politik Menjadi Asyik,” ucapnya.

Dia mengatakan masih terdapat anak muda yang memandang politik sebagai sesuatu yang kotor dan menakutkan. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang ingin dijawab TMP melalui berbagai program kepemudaan.

“Masih banyak anak muda mikir politik itu kotor dan nyeremin. Nah, ini yang mau kita ubah bareng-bareng,” katanya.

Strategi TMP dalam mendekati generasi muda akan dilakukan melalui dua tahapan, yakni Pintu Masuk dan Pendalaman.

Tahap Pintu Masuk ditujukan untuk menciptakan ruang interaksi yang nyaman sehingga anak muda dapat mengenal politik tanpa merasa canggung.

Setelah itu, TMP akan membawa mereka ke tahap Pendalaman dengan mendorong keterlibatan yang lebih jauh dalam aktivitas organisasi dan politik.

“Caranya, kita jalan dua tahap. Pertama, Pintu Masuk, bikin ruang yang asyik dan nyaman buat anak muda pertama kali mengenal politik,” ujar Pinka.

Pada tahap Pendalaman, anak muda yang telah merasa nyaman diharapkan dapat terlibat lebih aktif hingga berkembang menjadi kader organisasi.

“Kedua, Pendalaman, yakni mengajak anak muda untuk terlibat lebih jauh ketika sudah merasa nyaman. Caranya adalah tumbuh menjadi kader yang mempunyai jiwa pelopor seperti yang diamanatkan partai," tambahnya.

Menurut Pinka, dua tahapan tersebut akan menjadi dasar bagi TMP dalam menyusun program dan kegiatan selama lima tahun masa kepengurusan.

“Dua tahap ini yang bakal jadi panduan kita bikin program dan kegiatan TMP lima tahun ke depan,” jelasnya.

Penguatan pendekatan terhadap generasi muda dinilai semakin penting seiring besarnya proporsi pemilih muda pada Pemilu 2029. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI per Juli 2026, pemilih dari kelompok Milenial dan Gen Z diperkirakan mencapai sekitar 56% dari total pemilih pada Pemilu 2029.

Karena itu, PDI Perjuangan melalui TMP tidak hanya mengarahkan strategi pada pengenalan politik, tetapi juga memperkuat keterlibatan kader muda dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pinka mengatakan kader TMP perlu turun ke tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.

“Kami di TMP selalu mengingat apa yang Bu Mega sampaikan bahwa kader-kader muda harus turun langsung ke tengah rakyat, khususnya di antara generasi muda untuk mendengar aspirasi mereka serta membantu menyelesaikan persoalan mereka,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPP Bidang Advokasi Hukum TMP, Dang Perkasa Alam Panjaitan. Dia menekankan pentingnya karakter kader agar mampu menjalankan amanah organisasi dan merespons kebutuhan masyarakat.

“Kader Taruna Merah Putih harus memiliki keyakinan, keteguhan, keberanian, dan kesabaran yang revolusioner. Hanya dengan itu, kita dapat peka dan tanggap terhadap kebutuhan rakyat. Semoga amanah ini dapat direalisasikan dengan turun langsung ke masyarakat untuk memberikan manfaat serta dampak nyata,” ujarnya.

Ketua DPP Bidang Advokasi Hukum TMP, Dang Perkasa Alam Panjaitan. Foto: dok TMP

Rangkaian pelantikan pengurus DPP TMP periode 2025-2030 diawali dengan pembacaan Dedication of Life Bung Karno oleh Dang Perkasa Alam Panjaitan. Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPP PDI-P Bidang Politik sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani.

Melalui penguatan TMP, PDI-P berupaya membangun ruang politik yang lebih dekat dengan generasi muda. Strategi tersebut mencakup pendidikan politik, aktivitas sosial, keterlibatan anak muda, hingga kaderisasi.

Dengan proyeksi Milenial dan Gen Z mencapai sekitar 56% pemilih pada Pemilu 2029, pendekatan terhadap generasi muda menjadi salah satu agenda strategis partai. TMP pun disiapkan sebagai salah satu kanal untuk memperluas keterlibatan anak muda sekaligus membangun hubungan politik jangka panjang.(jpnn.com)


Redaktur & Reporter : Natalia


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
RSUD Dr. Pirngadi Medan Benahi Layanan Jelang Usia 100 Tahun
• 4 jam lalu
0
thumb
Soal Pemeriksaan Rudy Tanoe, KPK Libatkan BPKP untuk Hitung Kerugian Negara
• 20 jam lalu
0
thumb
Polres Bogor Juara 2 Inovasi Ketahanan Pangan, Raih Penghargaan dari Kapolri
• 20 jam lalu
0
thumb
Kemensos dan BRAC Kaji Strategi Graduasi Penerima Bansos
• 19 jam lalu
0
thumb
Dirut MIND ID Ungkap Emas Bisa Jadi Aset Strategis Cadangan Devisa RI
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.