Negara Ini Rujuk dengan Israel Usai 17 Tahun "Putus", Dipersatukan AS?

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Seeorang memasang bendera Israel di dekat lokasi serangan yang melukai banyak orang, di Boulder, Colorado, AS, 1 Juni 2025. (REUTERS/Mark Makela)

Jakarta, CNBC Indonesia - Venezuela dan Israel sepakat untuk kembali membuka layanan konsuler di masing-masing negara, menandai perubahan besar dalam arah hubungan diplomatik Caracas setelah memutus hubungan dengan negara Yahudi tersebut pada 2009.

Kesepakatan itu diumumkan secara bersamaan oleh pemerintah Venezuela dan Israel pada Selasa (11/8/2026) waktu setempat. Langkah tersebut dipandang sebagai pergeseran geopolitik yang signifikan bagi Venezuela, yang selama bertahun-tahun berada dalam poros hubungan dekat dengan Iran dan mengambil sikap keras terhadap Israel.

Venezuela memutuskan hubungan dengan Israel 17 tahun lalu sebagai respons atas serangan militer Israel di Jalur Gaza. Namun, dinamika politik terbaru membuat posisi Caracas berubah.


Pilihan Redaksi
  • Trump Siapkan 'Mesin Pembunuh Baru' Iran, Selat Hormuz Makin Ngeri
  • Mantan Presiden Dijatuhi Hukuman Mati, Digulingkan Serangan Kilat
  • Tetangga RI Tetapkan Upah Kurir di Atas "UMR", Berlaku 17 Agustus 2026

Mengutip laporan Reuters, Venezuela dalam beberapa waktu terakhir memperkuat hubungan dengan Washington yang merupakan sekutu utama Israel. Perubahan itu terjadi setelah Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro pada Januari, yang mendorong Venezuela menjauh dari aliansi historisnya dengan Iran.

Pemerintah Venezuela yang kini dipimpin Presiden Interim Delcy Rodriguez menjelaskan bahwa proses normalisasi hubungan diawali oleh kunjungan delegasi kemanusiaan Israel ke negara tersebut setelah gempa bumi mematikan yang terjadi pada Juni.

Kunjungan tersebut kemudian diikuti serangkaian pembahasan antara pejabat senior kedua negara yang akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk memulihkan layanan konsuler.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pemerintah Venezuela dan juga diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Israel, kedua pihak menegaskan pentingnya hubungan historis yang menghubungkan kedua negara.

"Kedua pemerintah mengakui pentingnya hubungan antara Negara Israel dan komunitas Yahudi di Venezuela, yang merupakan jembatan persahabatan bersejarah yang penting antara kedua negara," kata pernyataan tersebut.

Kesepakatan ini menjadi salah satu perkembangan diplomatik paling mencolok di Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir, mengingat hubungan Venezuela-Israel telah terputus sejak 2009.

Selama bertahun-tahun, Iran menjadi salah satu mitra internasional terdekat Venezuela. Kedua negara sama-sama merupakan produsen minyak utama dunia dan pernah menghadapi tekanan berat akibat sanksi yang diberlakukan AS.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Saudi & AS Kirim Serangan Ke Irak - Wabah Ebola Kembali Melanda Kongo

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DKI Bangun 2 Biodigester, Ubah Sampah Jadi Gas
• 15 jam lalu
0
thumb
Kantor Perusahaan Perkebunan di Lampung Tengah Dibakar Massa, Polisi Perketat Penjagaan
• 5 jam lalu
0
thumb
Rupiah pada Rabu pagi melemah jadi Rp17.869 per dolar AS
• 17 jam lalu
0
thumb
MPR Tegaskan Sidang Tahunan Jadi Bentuk Akuntabilitas Lembaga kepada Rakyat
• 6 jam lalu
0
thumb
Kolombia Akui Klaim Israel Atas Dataran Tinggi Golan, Arab Saudi Marah!
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.