Salim Group Perluas Kerajaan Bisnis, Bawa Raksasa Gim Nintendo Masuk ke Indonesia

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salim Group memperluas bisnis ke industri gim dengan menjadi distributor resmi Nintendo di Indonesia. Melalui PT Nusantara Interactive Niaga, perusahaan akan mendistribusikan Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 di pasar domestik mulai Desember 2026.

Executive Director Salim Group Axton Salim mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghubungkan produk Nintendo dengan komunitas gamer dan penggemarnya di Indonesia.

"Kami sangat bangga dan antusias akhirnya bisa membawa Nintendo secara resmi ke Indonesia. Kami ingin menyambungkan energi dari komunitas gamer dan para fans Nintendo yang luar biasa di Indonesia," kata Axton dikutip Antara, Rabu (12/8/2026).

Axton mengumumkan rencana tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, dia menyebut Salim Group akan menjadi distributor Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 di Indonesia mulai Desember 2026.

Masuknya Salim Group ke bisnis distribusi Nintendo dilakukan di tengah besarnya pasar gim Indonesia. Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat nilai pasar industri gim nasional telah melampaui US$2 miliar atau sekitar Rp32,6 triliun per tahun.

Indonesia juga disebut memiliki lebih dari 150 juta pengguna gim dan menjadi salah satu pasar berbasis komunitas terbesar di Asia Tenggara.

Siapkan Ekosistem Distribusi

Sebagai distributor resmi, PT Nusantara Interactive Niaga tidak hanya menangani pemasaran dan distribusi produk Nintendo. Perusahaan juga menyiapkan ekosistem yang mencakup pengalaman konsumen hingga layanan purnajual.

Axton mengatakan perusahaan akan menyediakan area demo dan merchandise resmi, sekaligus memperluas jaringan penjualan ritel melalui kerja sama dengan berbagai mitra di Indonesia.

"Sebagai distributor resmi, kami bekerja sama dengan Nintendo untuk membangun ekosistem yang komprehensif. Mulai dari pemasaran, penjualan, hingga purna jualan," ujarnya.

Perusahaan juga akan menghadirkan layanan pelanggan dan pusat perbaikan resmi di Indonesia. Layanan tersebut disiapkan untuk konsumen produk Nintendo di pasar domestik.

"Kehadiran customer service dan repair center resmi di Indonesia adalah bukti nyata bahwa kenyamanan dan kekuasaan pengguna Nintendo adalah prioritas untuk kami," kata Axton.

Baca Juga: Meski Penjualan Naik 9%, Cuan Indofood Milik Salim Susut Akibat Pelemahan Rupiah

Baca Juga: Bisnis Air Grup Salim Himpun Dana Rp2 Triliun dari Pasar Modal

Baca Juga: DCII Milik Salim dan Toto Sugiri Siap Ekspansi Besar, Fitch Ungkap Prospeknya

Untuk membedakan produk resmi dengan produk yang beredar melalui jalur tidak resmi, seluruh produk Nintendo yang didistribusikan perusahaan akan dilengkapi stiker distribusi resmi.

Penanda tersebut menjadi identitas produk yang didistribusikan secara resmi sekaligus terkait dengan dukungan layanan penjualan dan purnajual yang disiapkan perusahaan.

Ekspansi tersebut menempatkan Salim Group di bisnis distribusi perangkat gim, yang mencakup konsol, aksesori, merchandise, hingga layanan purnajual.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IKEA Jalin Kemitraan Strategis dengan Pemkot Tangerang, Perluas Akses Pasar UMKM
• 11 jam lalu
0
thumb
BNPB: Kabut Asap di Malaysia Tidak Sepenuhnya Berasal dari Indonesia
• 6 jam lalu
0
thumb
Harga Minyak Melandai, Pertamina Lubricants Beri Sinyal Harga Oli Bisa Turun
• 11 jam lalu
0
thumb
Perkuat Pembelajaran Tari Anak di Sanggar Melati, Polibatam Kembangkan Arsip Gerak Tari Sekapur Sirih
• 16 jam lalu
0
thumb
Terobosan Hanura Buat Calegnya di Pemilu 2029, Elektabilitas dan Keterpilihan Bakal Dipantau
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.