Liputan6.com, Jakarta - Hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada Kamis (13/8/2026) dini hari. Fenomena langit ini menjadi salah satu hujan meteor yang menarik untuk diamati karena dapat menghadirkan sejumlah meteor dalam kondisi langit yang ideal.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan, hujan meteor Perseid merupakan hujan meteor yang tampak berasal dari arah rasi bintang Perseus.
Advertisement
Saat mencapai puncaknya, pengamat dapat menyaksikan rata-rata sekitar 1–2 meteor per menit apabila kondisi langit mendukung. Hujan meteor tersebut berasal dari sisa debu Komet 109P/Swift-Tuttle.
"Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Perseid adalah pada dini hari, 13 Agustus 2026. Bertepatan dengan fase Bulan Baru, langit malam akan lebih gelap sehingga kondisi pengamatan menjadi lebih optimal," tulis pernyataan BRIN.





Komentar (0)