40 Kontingen Ikuti Klaten Fire Safety Challenge 2026, Adu Ketangkasan Tangani Kebakaran

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Peserta Klaten Fire Safety Challenge 2026 menunjukkan keterampilan dan kekompakan dalam melakukan simulasi pemadaman kebakaran menggunakan selang hydrant di Alun-Alun Klaten, Selasa (11/8/2026). (Sumber: Dok. KompasTV Klaten/ Nanik Hastuti)

KOMPAS.TV - Sebanyak 40 Kontingen mengikuti Klaten Fire Safety Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Klaten. Kompetisi yang berlangsung di Alun-Alun Klaten tersebut dibuka langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada Selasa (11/8/2026). 

Dalam kompetisi ini terdapat dua kategori, yakni Tim Tanggap Darurat Kebakaran Gedung yang diikuti 16 kontingen dari instansi pemerintah dan swasta, serta Relawan Kecamatan yang diikuti 24 kontingen. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo sangat mengapresiasi Satpol PP dan Pemadam Kebakaran yang telah menyelenggarakan kegiatan untuk keselamatan ini.

"Ini adalah agenda rutin yang kami selenggarakan setiap tahun. Tujuannya selain untuk mencapai prestasi bagi para peserta, juga sekaligus untuk meningkatkan kesiapsiagaan dari stakeholder yang ada di Kabupaten Klaten dalam menghadapi bencana kebakaran," jelas Hamenang.

Melihat tingginya antusiasme peserta, Hamenang berharap Klaten Fire Safety Challenge dapat dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas hingga tingkat Jawa Tengah pada penyelenggaraan tahun depan. 

Sebelumnya, lomba Fire Safety Challenge hanya diadakan di dua wilayah di Jawa Tengah yaitu Klaten dan Semarang. 

Menurut panitia Klaten Fire Safety Challenge 2026, Sumino, para peserta harus menempuh track sepanjang 90 meter. Selanjutnya, para peserta kategori tanggap darurat harus melewati opstekel halang rintang, melakukan pemadaman dengan teknik manual atau smothering, dilanjut teknik pemadaman dengan apar, dengan metode hydrant dan yang terakhir penyelamatan korban dengan tandu. Setiap kontingen terdiri dari 4 orang.

Untuk kategori tanggap darurat, peserta juga diuji dalam memindahkan barang berat serta melakukan pemadaman menggunakan pompa mesin sesuai target yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan berdasarkan kecepatan, kecermatan, dan kekompakan tim. 

"Dari lomba ini kami berharap, para peserta yang sudah terlatih ini bisa membantu tugas pemadam kebakaran selaku response team juga bisa melihat secara langsung ketangguhan dari pengelola gedung," kata Sumino, Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP tersebut.

"Untuk pemadaman menggunakan teknik hydrant tersebut diperuntukkan untuk melatih relawan di wilayah yang penduduknya padat, sehingga mobil damkar susah masuk. Teknik hydrant ini yang paling tepat," lanjutnya.

Salah seorang peserta dari Kontingen Klaten Selatan, Widi Martanto, pihaknya sudah dua kali mengikuti lomba ini. Tahun lalu 2025, kontingennya memperoleh juara 3.

"Semoga tahun ini mendapat juara 1. Tujuan kami ikut lomba ini untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Klaten yang ke-222 dan HUT RI ke-81 sekaligus menjalin tali silaturahmi antar relawan se-Kabupaten Klaten,” ujar Widi.

Peserta lainnya yang merupakan satu-satunya peserta perempuan dari Kontingen Kecamatan Karangdowo, Siti Nur Rohmah, mengaku senang bisa ikut menjadi bagian dalam lomba ini. Dirinya ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi relawan.

"Saya berharap, tahun depan peserta perempuannya semakin banyak. Karena bagi saya, relawan pria dan perempuan itu sama," kata Siti.

Pada kategori Tanggap Darurat, juara I hingga III masing-masing diraih oleh RSU Islam Klaten, RSU Aisyah Muhammadiyah Klaten, dan PDAM Tirta Merapi. Sementara itu, juara Harapan I hingga III diraih oleh Bank Jateng, PKU Muhammadiyah Jatinom, dan RS Soedjarwadi (RSJ) Klaten.

Penulis : Oviana

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • Klaten
  • damkar
  • Klaten Fire Safety Challenge
  • Hamenang Wajar Ismoyo
  • Satpol PP
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Sebut Ada 2 Laporan Kasus Kematian Sutrimo: Bareskrim & Polresta Banyumas
• 1 jam lalu
0
thumb
Wakaf Istiqlal Masuk Pasar Modal Dinilai Terobosan Baru Keuangan Syariah
• 15 jam lalu
0
thumb
[FULL] Mensesneg Ungkap Rangkaian Agenda HUT ke-81 RI hingga Tambahan Kuota Undangan Upacara
• 21 jam lalu
0
thumb
Seskab Pastikan Program Magang Nasional Terbuka untuk Vokasi hingga Disabilitas
• 23 jam lalu
0
thumb
Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji, Begini Kata Eks Menag Gus Yaqut
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.