Prabowo Siapkan Keuntungan Danantara Jadi Cadangan APBN

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto berencana mengalokasikan sebagian keuntungan yang dihasilkan Danantara sebagai cadangan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pembahasan mengenai skema tersebut masih dilakukan bersama Danantara.

Karena itu, belum ada keputusan mengenai kapan keuntungan Danantara mulai dialokasikan sebagai cadangan APBN.

“Presiden merencanakan sebagian keuntungan sebagai cadangan untuk APBN. (Mulai kapan?) Nanti masih dibicarakan dengan Danantara,” ujar Purbaya dikutip Rabu (12/8/2026).

Purbaya juga belum memastikan apakah kontribusi keuntungan tersebut nantinya akan dicatat sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP), khususnya melalui pos kekayaan negara yang dipisahkan.

“Nanti kita lihat, itu baru ide. Jadi kontribusi Danantara ke saya yang saya tahu seperti itu," ungkap dia.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kinerja Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia yang disebut mengalami peningkatan signifikan sejak beroperasi sekitar satu tahun terakhir. Prabowo menyebut revenue atau pendapatan Danantara meningkat hingga 400%.

Dalam satu tahun beroperasi Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen saudara-saudara, kurang lebih," ujar Prabowo saat menghadiri peluncuran buku Sepuluh Karya Nyata untuk Negeri sekaligus perayaan ulang tahun ke-50 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Prabowo Bakal Pakai Profit Danantara untuk APBN, Purbaya: Masih Dibicarakan

Baca Juga: Kemenkeu-BI Bakal Makin Kompak? Purbaya dan Destry Punya Riwayat Kerja Sama

Meski demikian, Prabowo menegaskan angka tersebut masih perlu diverifikasi. Ia meminta agar kinerja dan laporan terkait peningkatan pendapatan Danantara tetap diaudit dan diperiksa.

"Ini terus harus kita audit, harus kita cek. Tapi kalau pun tidak 400 persen, 300 persen atau 200 persen, ini signifikan, ini peningkatan signifikan dalam satu tahun bekerja," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kronologi Pembunuhan Wanita di Tangerang yang Dibuat Seolah Bunuh Diri, Terungkap karena Kejanggalan Ini
• 18 jam lalu
0
thumb
Menteri UMKM: Penurunan bunga PNM Mekaar berlaku mulai awal September
• 3 jam lalu
0
thumb
Motor Hilang saat Liputan, Jurnalis iNews Dapat Pengganti dari Kemenko Polkam
• 20 jam lalu
0
thumb
BKPM Ungkap Pentingnya NIB bagi Pelaku UMKM
• 4 jam lalu
0
thumb
Andre Rosiade: Komisi VI Dorong Solusi Pekerja PT Pos Bersama Danantara
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.