Soal Wacana Pramono Hapus Jalur Sepeda di Jalanan Jakarta, Ini Kata Bike To Work

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Bike to Work (B2W) Hendro Subroto menanggapi wacana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang membuka opsi menghapus atau mengubah jalur sepeda di sejumlah jalan protokol Jakarta.

Ia mengatakan, pihaknya masih mengikuti perkembangan rencana tersebut sehingga belum menentukan sikap apakah akan menyetujui atau menolak.

“Masih opsi, bisa iya (setuju) bisa tidak, kita lihat nanti,” ujar Hendro saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: Pabrik Bingkai Duren Sawit Jaktim Terbakar, 1 Rumah dan 4 Mobil Hangus, Operasional SPPG Ikut Terganggu

Hendro mengatakan, B2W akan mencermati pembahasan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait keberadaan jalur sepeda.

“Kami ikuti seksama perkembangan opini ini,” lanjut dia.

Meski begitu, Hendro mengingatkan jalur sepeda tidak semata-mata diperuntukkan bagi pesepeda.

Menurut dia, jalur sepeda merupakan bagian dari sistem transportasi dan berfungsi untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Ia pun menilai opsi yang dilayangkan Pramono memiliki tujuan baik, yang sama-sama menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Jalur sepeda bukan fasilitas eksklusif untuk pesepeda. Jalur sepeda adalah bagian dari sistem transportasi dan infrastruktur keselamatan jalan. Tentu opsi tersebut (penghapusan jalur sepeda) ada maksud baiknya,” kata Hendro.

Baca juga: Tak Lagi Bergetar, Menjajal Angkot Listrik Pertama di Jakarta: Senyap dan Ber-AC

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka opsi menghapus atau mengubah jalur sepeda di sejumlah jalan protokol Jakarta.

Hal tersebut ia sampaikan saat ditanya mengenai permintaan warga di media sosial untuk menghapus jalur sepeda di sejumlah jalan protokol karena dinilai tidak sering digunakan pesepeda.

"Saya juga mendapatkan banyak masukan tentang hal itu (penghapusan jalur sepeda). Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan membahas secara khusus mengenai fasilitas sepeda yang dimiliki, apakah masih perlu dipertahankan atau diubah," ujar Pramono di Balaikota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).

Menurut Pramono, hasil pembahasan tersebut nantinya akan menentukan apakah fasilitas jalur sepeda yang ada saat ini tetap dipertahankan atau diubah.

"Nanti kami akan putuskan dalam rapat," katanya.

Pramono mengakui bahwa sebagai pegiat sepeda, dirinya perlu mempertimbangkan berbagai masukan sebelum menentukan kebijakan terkait fasilitas jalur sepeda di Jakarta.

Adapun usulan penghapusan jalur sepeda di jalan protokol Jakarta sebelumnya disampaikan sejumlah warga melalui media sosial Threads.

Baca juga: Tiang Portal di Menteng Diduga Pesanan Pejabat, Bagaimana Aturannya?

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Salah satu pengguna dengan akun @seahawk.90 mengusulkan agar jalur sepeda di jalan protokol dihapus. Menurut dia, jalur tersebut dinilai jarang digunakan pada hari kerja.

"Pak @pramonoanungw usul pak, jalur sepeda di jalan protokol baiknya dihilangkan. Kami lihat sudah tidak terpakai dan sepeda kebanyakan hanya pada saat CFD. Kalau dihilangkan bisa memperlebar badan jalan dan mengurangi kemacetan pada saat weekdays. @prastowoyustinus izin pak. CMIIW," tulis akun tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dilantik Megawati, TMP Bakal Jadi Mesin PDIP Gaet Milenial dan Gen Z di 2029
• 21 jam lalu
0
thumb
Angkot M06 Kp Melayu-Gandaria Kini Pakai Mobil Listrik, Segini Tarifnya
• 22 jam lalu
0
thumb
Charib Basri Sebut Ketidakpastian Geopolitik hingga Tekanan Nilai Tukar Perlu Diantisipasi
• 1 jam lalu
0
thumb
Toshiba Tampilkan Keahlian Panas Bumi dan Solusi Digital yang Telah Teruji di Ajang 12th IIGCE 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Refleksi atas Fenomena Pengangguran Terdidik
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.